Mahasiswa Ajak Warga Pojok Kediri Tekan Stunting
- 13 Feb 2026 12:18 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 32 UNP Kediri mengajak warga Kelurahan Pojok, Kota Kediri, untuk berperan aktif menekan angka stunting melalui penerapan pola hidup sehat dan kepedulian terhadap gizi keluarga.
Upaya tersebut diwujudkan lewat kegiatan Gerakan GESIT (Gerakan Senam Hidup Sehat) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), berikut pembagian produk es daun kelor sebagai bagian dari tindak lanjut penyuluhan pencegahan stunting yang digelar pada Jumat, 13 Februari 2026, di Balai RW 04 Kelurahan Pojok.
Ketua Kelompok KKN-T 32, M. Putra Hadi Kusuma, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berkelanjutan.
“Kegiatan hari ini kami awali dengan senam bersama warga RW 04. Pada malam hari nanti, kami menggelar nonton bareng film edukatif berjudul “Jumbo” yang juga terbuka untuk seluruh warga. Momentum ini sekaligus momen sayonara, penutup kebersamaan kami dengan masyarakat sekitar posko,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program pencegahan stunting yang dijalankan mahasiswa dilengkapi dengan tindak lanjut berbasis gizi lokal.
“Setelah penyuluhan stunting, kami mengembangkan olahan es daun kelor sebagai alternatif pemenuhan gizi. Inovasi ini berangkat dari potensi lokal yang tersedia di Kelurahan Pojok dan menitikberatkan pada pentingnya asupan gizi, selain pola asuh,” katanya.
Menurut Putra, kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai unsur masyarakat. Ia menambahkan bahwa isu stunting juga berkaitan erat dengan penerapan PHBS dan kepedulian lingkungan.
“Kami juga menjalankan program zero waste, seperti urban farming dengan memanfaatkan galon bekas sebagai pot tanaman. Selain itu, botol plastik kami olah menjadi celengan edukatif yang diterapkan di sekolah dasar dan taman kanak-kanak,” jelasnya.
.webp)
Sementara itu, Lurah Pojok, Komardiyanto, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung program kelurahan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas keterlibatan mahasiswa yang selama ini aktif berkoordinasi dengan kelurahan dan turut mendukung kegiatan kemasyarakatan,” ujarnya.
Ia menilai, program yang dijalankan mahasiswa sejalan dengan prioritas pemerintah daerah, khususnya dalam pencegahan stunting dan penguatan ketahanan pangan lewat urban farming.
“Urban farming yang diperkenalkan mahasiswa relevan dengan arahan Mbak Wali Kota Kediri. Selain mengajak warga memanfaatkan lahan terbatas, juga mendorong pemanfaatan limbah yang bernilai guna,” kata Komardiyanto.
Dukungan juga disampaikan Ketua PKK RW 04 Kelurahan Pojok, Aris Setiana. Ia menilai kegiatan mahasiswa KKN mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Kegiatannya terasa menyatu dengan warga. Manfaatnya bisa dirasakan anak-anak, ibu-ibu, hingga bapak-bapak. Semoga ilmu dan pengalaman yang dibagikan dapat diterapkan di lingkungan masing-masing,” tuturnya.
.webp)
Kolaborasi antara mahasiswa dan warga tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan yang sehat, peduli gizi, serta berkelanjutan dalam upaya menekan stunting.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....