Jemaah Haji Jombang Kloter 60-61 Tuntaskan Umrah Wajib

  • 10 Mei 2026 14:44 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Jemaah haji asal Kabupaten Jombang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 60 dan 61 dilaporkan telah menyelesaikan pelaksanaan umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji tahun 2026 di Tanah Suci Mekkah. Tahapan tersebut menjadi salah satu rangkaian awal yang wajib dijalani jemaah sebelum melanjutkan proses ibadah haji berikutnya.

Pelaksanaan umroh wajib berlangsung setelah para jemaah tiba di Mekkah. Rangkaian ibadah yang dijalani meliputi thawaf, sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah, hingga tahallul. Seluruh proses ibadah berlangsung dengan pendampingan petugas kloter dan tim kesehatan yang turut memastikan kondisi jemaah tetap terpantau selama menjalankan aktivitas ibadah di tengah cuaca panas Arab Saudi.

Ketua Kloter 61 Jemaah Haji Jombang 2026, Miftahul Anwar, mengatakan seluruh jemaah dari kloter 60 dan 61 dapat menyelesaikan umroh wajib dengan lancar tanpa kendala berarti. Menurutnya, proses ibadah juga dapat diikuti oleh jemaah lanjut usia maupun pengguna kursi roda dengan pendampingan dari petugas haji.

“Alhamdulillah seluruh jemaah dapat menyelesaikan umroh wajib dengan baik. Jemaah lansia dan pengguna kursi roda juga dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan pendampingan petugas sehingga pelaksanaan berjalan lancar,” ujar Miftahul Anwar saat dikonfirmasi RRI, Minggu, 10 Mei 2026.

Ia menjelaskan, setelah menyelesaikan tahapan umroh wajib, para jemaah saat ini lebih diarahkan untuk beristirahat di hotel masing-masing. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi fisik dan stamina jemaah sebelum memasuki tahapan ibadah puncak yang membutuhkan kesiapan kesehatan dan tenaga yang lebih besar.

Menurut Miftahul, petugas kloter secara berkala juga terus mengingatkan jemaah untuk mengurangi aktivitas di luar hotel apabila tidak memiliki kepentingan mendesak. Selain itu, jemaah diminta memperbanyak konsumsi air putih dan menjaga pola makan agar tidak mengalami kelelahan maupun dehidrasi akibat suhu udara yang cukup tinggi di Arab Saudi.

“Fokus utama saat ini adalah menjaga kondisi kesehatan jemaah. Kami mengimbau agar jemaah memperbanyak istirahat, mengonsumsi air yang cukup, dan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas berat di luar rangkaian ibadah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, turut meminta seluruh jemaah haji asal Jombang untuk tetap disiplin menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci. Ia menilai kondisi fisik yang prima menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar hingga puncak haji nanti.

“Kami mengimbau seluruh jemaah agar menjaga pola istirahat, asupan makanan, dan kondisi tubuh selama menjalankan ibadah di Arab Saudi. Dengan kondisi yang sehat, jemaah diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan ibadah dengan baik,” ujar Ilham Rohim.

Selain itu, pihaknya juga meminta jemaah mematuhi arahan petugas haji, baik terkait jadwal kegiatan maupun aturan kesehatan yang telah ditetapkan selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung. Koordinasi antara petugas kloter, tenaga kesehatan, dan jemaah dinilai penting untuk meminimalkan potensi gangguan kesehatan selama berada di Tanah Suci.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Jombang, jumlah jemaah haji asal Jombang tahun 2026 tercatat sebanyak 1.263 orang. Ribuan jemaah tersebut terbagi ke dalam empat kelompok terbang, yakni kloter 60, 61, 62, dan 63. Pemerintah daerah bersama petugas penyelenggara ibadah haji berharap seluruh jemaah asal Jombang dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan aman, lancar, dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.

Hingga saat ini, proses pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah asal Jombang dilaporkan berjalan sesuai tahapan yang telah dijadwalkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....