Menjelang Keberangkatan, Jemaah Haji Jombang Kumpulkan Koper
- 04 Mei 2026 12:37 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Pengumpulan koper jemaah haji Kabupaten Jombang mulai dilakukan menjelang jadwal keberangkatan, sebagai bagian dari tahapan akhir persiapan ibadah haji tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 4 Mei 2026, di Aula Darul Hikmah Kementerian Agama Jombang, mencakup jemaah dari kelompok terbang (kloter) 60, 61, dan 62.
Sementara itu, pengumpulan koper untuk kloter 63 dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 5 Mei 2026. Proses pengumpulan dilakukan dalam dua sesi, yakni pagi dan siang, guna mengatur kelancaran distribusi barang bawaan jemaah.
Kasi Bina dan Pengendalian Haji dan Umroh Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kabupaten Jombang, Azifa Yusrina Wati, menyampaikan bahwa jumlah jemaah pada masing-masing kloter terdiri dari 154 orang pada kloter 60, 373 orang pada kloter 61, serta 375 orang pada kloter 62. Sementara kloter 63 berjumlah 364 jemaah. Ia menambahkan, total jemaah haji yang semula tercatat sebanyak 1.271 orang bersama empat petugas kloter, kini menjadi 1.266 jemaah.
“Untuk sementara ada satu jemaah yang kemungkinan menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan. Namun, kami masih menunggu pembaruan lebih lanjut,” ujar Azifa.

Dalam proses pengumpulan koper, petugas juga memastikan seluruh barang bawaan jemaah telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Aturan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 39 Tahun 2024 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional.
Azifa menegaskan bahwa berat maksimal koper yang diperbolehkan adalah 32 kilogram. Selain itu, barang cair dibatasi maksimal 100 mililiter, serta dilarang membawa senjata tajam dan power bank dengan kapasitas lebih dari 100 Wh ke dalam koper kabin. Ia juga mengingatkan jemaah agar tidak menerima titipan barang yang tidak diketahui isinya.
“Apabila ditemukan barang terlarang, maka akan langsung kami keluarkan. Namun, kami optimistis hal ini dapat diminimalkan karena sosialisasi sudah dilakukan sejak jauh hari,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa setiap rombongan telah diberi penanda berupa pita warna berbeda untuk memudahkan identifikasi selama proses keberangkatan.

Sementara itu, salah satu jemaah asal Kecamatan Jogoroto, Mukti Ali, mengaku telah mempersiapkan diri secara fisik dan mental menjelang keberangkatan. Ia berharap seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan lancar.
“Kami selalu berdoa agar diberi kesehatan dan perlindungan, sehingga bisa menjalankan ibadah haji dengan khusyuk,” ucapnya.
Adapun keberangkatan jemaah haji Kabupaten Jombang dijadwalkan berlangsung pada 6 dan 7 Mei 2026, dengan titik awal pemberangkatan dari Pendopo Kabupaten Jombang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....