Jemaah Haji Kediri 2026 Masuk Kloter 109-112
- 06 Feb 2026 05:54 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Sesuai Jadwal keberangkatan kloter Embarkasi Surabaya pada musim haji 2026 M/ 1447 H dari Kanwil Kementrian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur. Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kediri masuk dalam pemberangkatan gelombang kedua, tergabung dalam kloter 109, 110, 111 dan 112.
Kepala Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, Abdul Kholiq Nawawi, Kamis, 5 Februari 2026 menjelaskan persiapan haji 2026 saat ini proses finalisasi pra manivest di asrama haji. Selain itu saat ini juga dilakukan proses finalisasi visa jemaah, karena ada 12 orang yang paspornya belum selesai.
“Kita masih ada jemaah yang paspornya masih belum selesai, kita masih mengkonfirmasi, sementara yang lainnya sudah kita serahkan di asrama haji untuk proses visanya. Jemaah yang paspornya belum selesai karena alasan macam-macam, ada yang masih diluar negeri dan masih proses di imigrasi,” ujarnya.
Pada Minggu depan dijadwalkan sebagian jemaah calon haji mulai melaksanakan bimbingan manasik, sesuai aturan bimbingan manasik harus selesai sebelum bulan Ramadan. “Namun karena Kabupaten Kediri berangkat pada gelombang kedua, Kementrihan Haji dan Umrah Jatim mengizinkan sebagian pelaksanaan manasik usai idul fitri,” ucapnya.
Karena keterbatasan SDM di Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, dalam bimbingan manasik melibatkan beberapa ASN Kementrian Agama Kabupaten Kediri dan KBIHU. Abdul kholiq mengungkapkan dalam bulan Ramadan tidak ada bimbingan manasik, dan pihaknya fokus menyelesaikan hal teknis dan penyelesaian properti jemaah.
“Terdapat satu Jemaah prioritas lansia Kabupaten Kediri yang dilaporkan meninggal dunia, sehingga sesuai aturan jemaah pendamping batal berangkat dan seat kosong akan diisi jemaah cadangan. Dan saat ini enam orang Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Kediri mengikuti diklat di Asrama Haji Surabaya,” katanya.
Pada musim haji 2026 jumlah kloter pada Embarkasi Surabaya sebanyak 116 kloter. Seluruh Kementerian Haji dan Umrah Kab/Kota diimbau mendukung kebijakan mitigasi open seat kloter, dengan menyiapkan jemaah cadangan untuk mengisi kloter yang membutuhkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....