Haji 2026 Bimbingan Manasik Hanya Lima Kali
- 22 Jan 2026 21:45 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri: Pada haji tahun 2026 bimbingan manasik bagi jemaah diselenggarakan sebanyak lima kali, berbeda dengan haji tahun 2025 dengan manasik sebanyak delapan kali. Meski Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kediri berangkat pada kloter terakhir atau gelombang kedua, namun sebelum bulan Ramadan akan dilakukan bimbingan manasik di setiap kecamatan yang diikuti minimal 45 orang.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, Abdul Kholiq Nawawi, Kamis 22 Januari 2026 menjelaskan pihaknya akan memetakan pelaksanaan manasik dengan melihat jumlah jemaah di setiap kecamatan. “Bimbingan manasik dapat dilakukan secara mandiri atau gabungan, disesuaikan dengan kondisi riil jemaah calon haji yang keluar dan masuk, maupun jemaah yang tetap melakukan pemberangkatan dari Kabupaten Kediri,” katanya.
“Ada beberapa perbedaan kebijakan dari Jakarta terutama pembinaan manasik yang jumlahnya kemarin itu delapan kali, sekarang tinggal lima kali. Yaitu satu kali ditingkat kabupaten/kota dan empat kali ditingkat kecamatan, walaupun manasiknya berkurang tetapi substansi dan materi tidak terlalu jauh dari tahun lalu,” ujarnya.
Dalam kegiatan manasik, Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri menggunakan tenaga ASN internal maupun dari tokoh masyarakat yang memiliki spesialisasi pelaksanaan ibadah haji. “Nantinya akan dilakukan inventarisir kepanitiaan yang membantu bimbingan manasik dan secara resmi dibuatkan Surat Keputusan (SK),” jelas Abdul kholiq..
Narasumber manasik haji disetiap kecamatan juga telah diinventarisir dari para tokoh yang selama ini telah melakukan kegiatan manasik bagi jemaah. Abdul Kholiq mengungkapkan jemaah dari Provinsi Jawa Timur telah over load, dan memiliki jemaah cadangan yang cukup, ketika terdapat jemaah yang wafat atau lainnya sehingga membuat seat kloter kosong.
Laporan Dinas Kesehatan terdapat sekitar delapan jemaah calon haji Kabupaten Kediri yang dinyatakan tidak istitaah, terutama kondisi fisik dan jemaah memiliki dimensia. Haji tahun 2026 kondisi kesehatan jemaah menjadi fokus utama, karena tahun 2025 jemaah haji Indonesia mendapatkan teguran dari Kementrian Haji Arab Saudi terkait kondisi kesehatan.
Sehingga dalam pelaksanaan haji tahun ini disamping persiapan bimbingan manasik, juga difokuskan terkait persiapan kesehatan jemaah, disamping persiapan keuangan dan properti lainnya. “Musim haji 2026 estimasi jemaah dari Kabupaten Kediri tergabung dalam tiga Kelompok Terbang (Kloter) lebih, karena satu kloter berisi sekitar 370 jemaah,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....