Ratusan Jemaah Kabupaten Kediri Batalkan Porsi Haji
- 29 Nov 2025 16:23 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Pembatalan porsi haji di Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri hingga bulan November 2025 mencapai 411 jemaah. Dari jumlah tersebut alasan pembatalan porsi haji terbanyak dengan alasan masalah ekonomi sebanyak 149 jemaah, dan meninggal dunia sebanyak 138 jemaah.
Mahfudzia Afindis, Staf Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Kediri, Sabtu (29/11/2025) menjelaskan alasan pembatalan haji lainnya yaitu jemaah telah mendaftar haji khusus sebanyak lima jemaah. “Ada yang menerima pelimpahan porsi haji dua jemaah, untuk alasan sakit sebanyak 22 jemaah dan ada lima jemaah yang sudah pernah haji dan 90 jemaah membatalkan haji dengan alasan lain-lain,” ujarnya.
Ia menambahkan untuk keberangkatan haji tahun 2026, Kemenag Kabupaten Kediri mendapatkan kuota sebanyak 1.315 jemaah. “Jumlah tersebut terdiri dari 90 orang jemaah prioritas lansia, serta sisanya jemaah urut porsi dan jemaah yang lunas tunda tahun 2025.
Mengenai progres dokumen jemaah calon haji telah terkumpul sekitar 866 paspor dan untuk visa bio jemaah telah dilaksanakan sekitar 695 paspor. “ Saat ini sudah masuk pelunasan tahap I Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) mulai tanggal 24 november – 23 desember 2025,” jelasnya.
Berdasarkan Keppres Nomor 34 tahun 2025 Embarkasi Surabaya tercatat memiliki biaya haji tertinggi yaitu sebesar Rp 60.645.422. “Bagi 1.315 jemaah yang masuk pemberangkatan haji 2026 kami sarankan segera melakukan pelunasan selama status istitaah telah terpenuhi, untuk status istitaah dapat dilihat langsung oleh jemaah calon haji secara mandiri melalui aplikasi satu haji,” ucapnya.
Sebagai informasi saat ini telah dilakukan pelantikan kepada Abdul Kholiq Nawawi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi PHU Kemenag Kediri, menjadi Kepala Kementrian Haji dan Umrah Tipe A Kabupaten Kediri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....