Kuota Keberangkatan Haji Kabupaten Jombang Berpotensi Bertambah

  • 22 Nov 2025 18:41 WIB
  •  Kediri

KBRN, Jombang: Kuota haji bagi calon jemaah asal Kabupaten Jombang berpotensi bertambah seiring proses verifikasi data yang masih berlangsung. Namun, penambahan kuota itu dibayangi sejumlah kendala administrasi yang belum tuntas, termasuk ketidakpastian besaran biaya haji yang harus dilunasi jemaah.

Berdasarkan data sementara dari Kementerian Haji dan Umrah, sebanyak 1.172 warga Jombang tercatat dalam daftar keberangkatan tahun 2026. Kasi Haji dan Umrah Kemenag Jombang, Ilham Rohim, menjelaskan, bahwa jumlah tersebut belum final karena pendataan masih berjalan.

“Proses verifikasi belum selesai, sehingga kemungkinan total jemaah bertambah masih sangat terbuka,” ujar Ilham, Sabtu (22/11/2025).

Meski kuota sementara sudah dirilis, sebagian besar jemaah belum memenuhi persyaratan penting. Hingga Rabu (19/11/2025), baru 341 jemaah yang mengajukan proses visa, sementara 831 lainnya belum mulai mengurus dokumen tersebut. Ilham mengimbau calon jemaah agar tidak menunda proses administrasi hingga batas akhir.

Ia menambahkan, waktu pengurusan visa masih cukup panjang karena ditutup pada pertengahan Ramadan 2026. Namun, jemaah yang telah masuk daftar keberangkatan masih tertahan dalam pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Hal ini karena Keputusan Presiden terkait besaran biaya tiap embarkasi belum diterbitkan, “Belum ada Keppres. Kalau sudah muncul, baru bisa dilakukan pelunasan,” kata Ilham.

Pemerintah dan DPR sebelumnya menyepakati rata-rata nasional BPIH tahun 2026 sebesar Rp 54.193.806. Namun, besaran finalnya akan disesuaikan sesuai embarkasi keberangkatan, termasuk embarkasi Surabaya yang menjadi titik berangkat jemaah Jombang.

Dengan setoran awal Rp 25.000.000 yang sudah dibayarkan saat pendaftaran, jemaah diperkirakan perlu menyiapkan pelunasan sekitar Rp 29.000.000.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....