Polsek Pare Tangani Penemuan Jenazah Karyawan Jasa Pengiriman di Toilet
- 01 Mar 2026 11:37 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Petugas Polsek Pare, Polres Kediri menangani kasus penemuan jenazah yang diduga karyawan perusahaan jasa pengiriman. Peristiwa ini diketahui warga dan karyawan JNT Express di Desa Darungan Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.
Mereka dikhawatirkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam toilet kantor, Sabtu pagi, 28 Februari 2026. "Korban meninggal ini berinisial FTC (26) warga Kelurahan Pare Kecamatan Pare. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 06.00 WIB di toilet kantor JNT Express yang berlokasi di Jalan Raya Pare-Kediri," kata Kapolsek Pare AKP Rudi Darmawan, dalam keterangannya, Minggu, 1 Maret 2026.
Menurut AKP Rudi, kejadian itu bermula saat salah satu saksi, MM (25), hendak menggunakan toilet sekitar pukul 05.30 WIB. Namun pintu toilet dalam keadaan terkunci dari dalam dan tidak dapat dibuka. Kemudian, MM menginformasikan hal tersebut kepada saksi lain, DA (28).
"Saat itu, keduanya sempat mengetuk pintu, tapi tidak ada suara apa pun dari dalam dan pintu ini akhirnya didobrak," katanya.
Lalu, ucapnya, setelah pintu terbuka, korban ditemukan dalam posisi duduk bersimpuh di lantai toilet dan tidak bergerak. Saksi kemudian memanggil rekan kerja lainnya, GA (30), untuk memastikan kondisi korban.
"Setelah diperiksa, korban sudah tidak bernafas. Lantas peristiwa tersebut segera dilaporkan kepada RM (34), kepala kantor JNT Express setempat, dan menghubungi layanan darurat Polri 110 serta mengabarkan kepada keluarga korban," katanya.
Dari pihak keluarga, imbuh AKP Rudi, mereka memutuskan membawa korban pulang dan menolak dilakukan autopsi. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar dari Puskesmas Bendo bersama tim Inafis Polres Kediri, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Tanda kekerasan tidak ada, tapi terdapat lebam dan darah yang keluar dari hidung, dan itu diduga akibat pecahnya pembuluh darah," katanya.
Tak hanya itu, lanjut AKP Rudi, dari keterangan dokter, korban diduga meninggal dunia karena penyakit TBC akut yang selama ini diderita. Sementara, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan tidak akan menuntut secara hukum.
"Kami memastikan penanganan kasus ini telah dilakukan sesuai prosedur dan situasi di lokasi kejadian dalam keadaan kondusif, dan dugaan sementara kematian korban karena penyakit," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....