Karang Taruna Kota Kediri Merilis Film PEKA 2

  • 06 Feb 2025 13:36 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: Karang Taruna Kota Kediri, merilis film dengan judul Pejuang Kampung (PEKA) Solidarity 2 di Sams Studios Kediri, Rabu malam (5/2/2025). Pembuatan film karya Karang Taruna Kota Kediri diinisiasi oleh karang taruna Kecamatan Kota Kediri dan dalam produksi melibatkan Karang Taruna Kecamatan Mojoroto, dan Karang Taruna Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.

Harianto, Sutradara film PEKA 2, menyampaikan produksi film dilakukan sejak tahun 2021 dan seharusnya rilis maksimal di tahun 2022, namun tertunda karena terdapat kendala pelaksanaan Pemilu, Pileg dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Alur ceritanya adalah pemilihan Karang Taruna, jadi disitu ada kronologi antara yang benar-benar setia kawan dengan yang punya maksud lain. Makanya ada yang namanya Andi yang seolah-olah setia kawan tapi tidak, Nato yang sebenarnya setia kawan malah tidak terlihat Makanya di ending kelihatan teman yang sebenarnya selalu ada ya Nato di film itu, Andi ketua Karang Taruna terpilih justru menghilang, sebenarnya itu kode kalau menjadi ketua harus tanggung jawab jangan menghilang,” katanya.

Film PEKA 2 yang memiliki durasi 1 jam 15 detik merupakan satu-satunya film terpanjang karya Karang Taruna di indonesia yang mengajarkan tentang kesetiakawanan di dalam organisasi serta selalu konsisten dan kompak dalam Karang Taruna.

Harianto (kanan) Sutradara film PEKA, Abu Nur Arifin (tengah) pemeran Mbah Yon dan Mayrino Candra bayu Ardhi (kiri) pemeran Preman. (Foto: RRI/ Hery)

Sementara Abu Nur Arifin, yang memerankan Mbah Yon yaitu mantan preman dalam film PEKA 2 mengatakan dengan adanya Karang Taruna dapat menjadi bekal dalam berorganisasi, yang diharapkan kedepan para anggotanya dapat menjadi pemimpin yang luar biasa dimanapun berada.

“Saya waktu shooting masih menjabat sebagai Babinsa di Kelurahan Pakelan disaat itu basic saya memang kepemudaan, setelah itu kami memberikan sebuah motivasi kepada pemuda Kota Kediri untuk menjadikan sebuah titik awal Karang Taruna sebagai tempat sosial yang bisa berbuat terbaik untuk masyarakat. Alhamdulillah berkat film PEKA 1 dan beberapa teman kepemudahan saya mendapatkan juara 1 Brawijaya award Babinsa menginspirasi di Kodam V, jadi saya dapat juara 1 dan mendapat hadiah dari Pangdam tahun 2023,” ujarnya.

Harianto menambahkan dalam memproduksi film PEKA 2 membutuhkan waktu sekitar 6 bulan dengan melibatkan 76 talent yang dibantu 25 kru. Film yang dibuat bukan merupakan fiksi tetapi kondisi yang terjadi saat ini, bahwa memimpin Karang Taruna merupakan tanggung jawab yang berat, tidak hanya mencari panggung ataupun mencari muka dan sosok sebagai ketua harus mengayomi semua anggota.

Premanisme yang terdapat dalam film merupakan simbol yang membandingkan antara kesetiakawanan preman dan kesetiakawanan dalam karang taruna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....