Harga Bahan Naik, Pelaku Usaha Tetap Menekan Harga
- 23 Apr 2026 13:20 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri — Di tengah kenaikan harga bahan baku, pelaku usaha tas anyaman tetap menekan harga jual. Hal ini disebabkan banyaknya pesanan yang telah masuk sebelum harga bahan baku naik.
Afifah Chusnul, pelaku usaha tas anyaman plastik, saat dialog dengan RRI Kediri, mengatakan bahwa kenaikan harga bahan baku menyebabkan keuntungan penjualan menjadi sangat kecil. Sementara itu, harga bahan baku mengalami kenaikan hingga 30%.
“Ketika harga bahan baku naik, yang awalnya per gulung Rp100.000 menjadi Rp130.000. Untuk pesanan yang masuk sebelum harga naik, tetap menggunakan harga lama. Sementara itu, untuk pesanan setelah harga bahan baku naik, harga ikut disesuaikan,” katanya, Kamis, 23 April 2026.
Rata-rata pelanggan telah memesan tiga bulan sebelum harga naik. Hal ini menyebabkan keuntungan yang diperoleh menjadi sedikit.
Untuk tas dengan harga paling murah, keuntungan yang didapat hanya sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per buah. “Ketika harga bahan naik, saya menaikkan harga paling sekitar Rp1.000 sampai Rp2.000 per buah,” ujarnya.
Pada tahun 2026, kenaikan harga bahan baku juga menyebabkan penurunan penjualan, karena sasaran pembeli berasal dari kalangan menengah ke bawah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....