Kediri Perlu Perkuat Infrastruktur dan Budaya Digital

  • 20 Feb 2026 17:48 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Infrastruktur digital merupakan fondasi krusial yang terdiri dari komponen fisik dan non-fisik untuk menjamin kelancaran aktivitas berbasis data di dunia digital, hal ini dikatakan oleh Sam B. Taufik sebagai Founder Kediri Technopark. Terdapat empat komponen utama yang menjadi pilar ekosistem ini, yaitu jaringan konektivitas, pusat data (data center), komputasi awan (cloud computing), serta infrastruktur kecerdasan buatan atau AI.

“Meskipun Pemerintah Kota Kediri saat ini tengah gencar melakukan penataan jaringan kabel optik demi mewujudkan smart city, ketiadaan pusat data lokal dinilai masih menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi kemajuan daerah ke depan,” ucapnya dalam dialog bersama RRI Kediri pada Jumat, 20 Februari 2026.

Sam mengatakan selain aspek fisik, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kediri dianggap masih perlu ditingkatkan agar selaras dengan perkembangan teknologi yang ada. Bagi para pelaku usaha kecil yang ingin memanfaatkan teknologi tanpa investasi besar, kuncinya terletak pada pembangunan budaya digital dalam setiap aktivitas bisnis harian.

“Dengan membiasakan seluruh proses operasional dilakukan secara digital, pelaku UMKM dapat beradaptasi lebih cepat terhadap perubahan ekosistem ekonomi digital yang massif,” tambahnya.

Aspek keamanan data menjadi prioritas nomor satu bagi para pelaku ekonomi digital, mengingat risiko kebocoran data dapat mengancam keberlangsungan bisnis. Sam B. Taufik menyarankan para pengusaha untuk tidak ragu mengeluarkan biaya demi mengamankan aset data mereka. "Lebih baik keluar uang demi mengamankan bisnis," tegasnya.

Sebagai langkah praktis dalam menjaga keamanan digital, masyarakat diingatkan untuk rutin mengganti kata sandi pada perangkat gawai maupun email. Penggunaan kata sandi yang rumit dan tidak mudah ditebak juga menjadi poin penting yang ditekankan untuk mencegah akses ilegal. Selain itu, para pelaku usaha diimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak sembarangan mengumbar data sensitif ke ranah publik guna meminimalisir celah kejahatan siber.

Melalui penguatan infrastruktur dan literasi keamanan, diharapkan masyarakat Kediri dapat memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal dan aman. Kolaborasi antara penataan fisik oleh pemerintah dan kesadaran digital dari masyarakat akan menjadi penentu keberhasilan transformasi digital di Kediri. Dengan demikian, kemajuan teknologi tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi warga lokal.

Rekomendasi Berita