Friday Literacy Ajak Generasi-Z Wirausaha Mandiri

  • 14 Feb 2026 11:28 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri – Untuk mengajak para Generasi-Z (Gen-Z) memiliki usaha mandiri, Komunitas Kediri Technopark kenalkan inovasi Artificial Intelligence (AI) untuk industri perikanan, Jumat malam, 13 Februari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota, Kota Kediri diikuti sekitar 20 peserta dari kalangan UMKM.

Digital Marketing Kediri Technopark, Andika Ragil Saputro menjelaskan, Friday literacy rutin dilaksanakan sebagai sarana sharing untuk membuat usaha dengan bantuan teknologi atau AI. Kecanggihan teknologi yang ada saat ini dapat mempermudah masyarakat membuat suatu usaha, salah satunya bidang perikanan.

“Tujuannya untuk berbagi informasi dan mengembangkan ide-ide kita, sekarang itu kan sudah ada pemberian pakan ikan secara otomatis. Akan ada pergeseran untuk human ataupun robot untuk mengelola perikanan dan dari kita sendiri AI bisa untuk semua profesi yang ada di dunia, seperti costumer service, dan kita membuat hal tersebut di Kediri,” ujarnya.

Sementara Ari Kiswanto, pembicara dalam kegiatan Friday literasy mengatakan keberadaan aplikasi AI dapat mendukung usaha di bidang perikanan. Penggunaan AI dalam dapat berperan sebagai manajemen risiko karena budidaya perikanan sangat memiliki ketergantungan cuaca dan lainnya.

“Rencananya kita mau membangun semacam aplikasi untuk budidaya perikanan dan disitu ada parameter yang akan mendukung terkait cuaca, kualitas air dan lainnya. Jadi kita bisa menggunakan AI nanti untuk manajemen risiko, karena di budidaya ikan ini sangat ketergantungan iklim dan cuaca,” ucapnya.

Penggunaan teknologi untuk usaha perikanan juga dapat mempresiksi pertumbuhan harian ikan, etimasi pakan yang digunakan dalam budidaya. Karena pakan merupakan biaya terbesar dalam usaha perikanan yang mencapai 50 hingga 70 persen.

Ia menambahkan selama ini para pengusaha dalam budidaya ikan hanya menggunakan perkiraan atau feeling maupun pengalaman. Namun dengan penggunaan teknologi maka semua data akan termonitor, termasuk suhu air dan kandungan oksigen.

Jika proses budidaya telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang benar serta didukung penggunaan teknologi seperti AI, sangat efisien serta memudahkan bagi pembudidaya.

Rekomendasi Berita