Libur Panjang, Pertamina Antisipasi Lonjakan Permintaan Elpiji

  • 14 Feb 2026 18:11 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Pada libur panjang Imlek dan sambut Ramadhan, Pertamina Patra Niaga mengantisipasi lonjakan permintaan elpiji tiga kilogram di wilayahnya.

"Dengan adanya dua perayaan hari besar ini, Pertamina Patra Niaga pastikan pasokan energi di wilayah Jawa Timur, baik BBM maupun elpiji dalam kondisi aman. Khususnya agar stoknya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dalam keterangannya 14 Februari 2026.

Ahad menjelaskan, selama libur panjang yang diikuti perayaan Imlek dan awal Bulan Suci Ramadhan, stok BBM dan elpiji dipastikan dalam kondisi aman tercukupi dan seluruh infrastruktur telah disiagakan. Pertamina juga tetap standby di lokasi untuk memastikan penyaluran BBM dan elpiji berjalan lancar.

"Pada momentum dua hari besar ini, produk elpiji menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat," kata Ahad.

Untuk itu, tambah Ahad, pihaknya telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat. Kondisi paling utama pada saat libur panjang atau peristiwa khusus, salah satunya Imlek dan Bulan Suci Ramadhan ini.

"Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM," kata Ahad.

Sebagai informasi, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan penyaluran fakultatif lebih dari 68 persen dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 1.096.295 tabung untuk seluruh wilayah Jawa Timur. Jumlah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat selama libur panjang yang diikuti perayaan Imlek dan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

"Harapannya, masyarakat dapat menikmat long weekend dan dua perayaan hari besar kali ini dengan tenang," katanya.

Ahad juga mengajak masyarakat, untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Hal ini karena stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi, serta mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan tetap membeli secara bijak sesuai kebutuhan.

"Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya. Jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Ahad.

Selain itu, Pertamina juga mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan elpiji sesuai peruntukannya, yang mana komoditas itu merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu.

Lalu, imbuhnya, bagi masyarakat mampu diharapkan menggunakan epliji Non Subsidi (Bright Gas).

Rekomendasi Berita