​Tumbuhkan Ekonomi, Warga Kediri Terima CSR Bibit Lobster

  • 15 Jan 2026 15:39 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Untuk menumbuhkan ekonomi lokal, sejumlah warga di Kediri menerima bantuan CSR bibit lobster air tawar.

Hal ini tampak dalam penandatanganan MoU antara PT BA Sampoerna dengan Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kediri Raya di Gedung Balai Kelurahan Burengan, Kota Kediri, Kamis (15/1/2026).

Pada agenda tersebut, Direktur Utama PT BA Sampoerna, Johan Antonius, menyatakan, bentuk kolaborasi ini diwujudka ini melalui program strategis jangka panjang.

"Distribusi bibit lobster kali ini kami salurkan kepada lima penerima manfaat di Kota Kediri," kata Direktur Utama PT BA Sampoerna, Johan Antonius, usai penyerahan bibit Lobster.

Menurut Johan, langkah ini juga bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional. Khususnya di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri.

"Untuk skala Nasional, kami menyalurkan sekitar 300 paket bibit lobster ke berbagai wilayah, dan hari ini ada 5 paket bibit Lobster yang memang diprioritaskan untuk Kota Kediri. Tiap paket berisi 10 ekor bibit Lobster dan nantinya penerima manfaat mendapat pelatihan teknis, pendampingan intensif, serta kontrak pembelian hasil panen dari perusahaan dengan harga tetap," ujarnya.

Pada masa mendatang, imbuh Johan, hasil panen Lobster yang dikembangkan masyarakat lokal ini bakal membantu kebutuhan produksi PT BA Sampoerna yang saat ini mencapai 1 ton per minggu. Bahkan angka itu ditargetkan naik menjadi 2 ton per minggu pada 2026.

"Besarnya kebutuhan ini diperuntukkan memenuhi pasar industri olahan pangan perusahaan, yang ternyata mendapat respon positif dari animo pasar dalam budidaya Lobster air tawar ini. Sebab, kami tak hanya bergerak di sektor hulu tapi juga melakukan hilirisasi dengan menyediakan olahan turunannya berupa Tahu Isi Lobster, Lumpia Lobster, dan Bakso Lobster," kata Johan.

Di tempat sama, Kepala FKBN Kediri Raya, Akhir Kristiono meyakini, MoU saat ini merupakan bentuk sinergitas dunia usaha dan masyarakat dalam pembangunan ekonomi berbasis pangan. Hal ini juga membantu warga setempat untuk mendapatkan penghasilan, sehingga mampu mencukupi kebutuhan keluarga.

"Dengan langkah ini, kami dari FKBN menghadirkan perlindungan usaha bagi pembudidaya. Apalagi nantinya ada kepastian harga, pendampingan berkelanjutan, jaminan pasar, serta sekaligus membantu pemerintah menciptakan kemandirian pangan di Kediri Raya," ungkapnya

Adapun kegiatan penandatanganan kesepakatan bersama tersebut ikut dihadiri, jajaran Forkopimcam, dan perwakilan tiga kecamatan se-Kota Kediri. Hadir pula sejumlah unsur TNI–Polri, perangkat kelurahan, kelompok tani, serta mitra binaan yang akan menjadi penggerak utama program di tingkat lapangan.

Rekomendasi Berita