Adira Permudah Akses Masyarakat Menunaikan Ibadah Haji
- 10 Jan 2026 14:45 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) melalui Unit Usaha Syariah berkomitmen mempermudah akses masyarakat untuk menunaikan ibadah haji.
"Minat masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji terus meningkat setiap tahun, sedangkan jumlah kuota yang tersedia masih terbatas," kata Head of Syariah Adira Finance, Yusron, dalam keterangannya Sabtu (10/1/2026).
Menurutnya, selama ini dengan keterbatasan kuota itu maka waktu tunggu keberangkatan haji reguler bisa mencapai puluhan tahun di berbagai daerah. Hal ini mendorong banyak calon jamaah mencari alternatif yang lebih pasti melalui skema Haji Plus, yang menawarkan waktu tunggu lebih singkat dan kepastian keberangkatan yang lebih cepat. Namun demikian, biaya yang lebih besar seringkali menjadi kendala bagi masyarakat yang ingin mengambil opsi ini.
"Melihat kebutuhan tersebut, melalui Unit Usaha Syariah kami memperkenalkan produk Hasanah (Pembiayaan Haji Plus Adira Syariah) sebagai solusi pembiayaan yang memberikan jalan bagi calon jamaah untuk mendapatkan nomor porsi Haji Plus lebih cepat dengan cara mengangsur belakangan," kata Yusron.
Ia menambahkan, layanan ini menggunakan akad ijarah multijasa, sehingga memastikan seluruh proses pembiayaan berlangsung sesuai ketentuan syariah dan memberikan kejelasan terkait manfaat serta biaya sejak awal. Melalui produk ini, pelanggan dapat mengajukan pembiayaan porsi haji plus tanpa menggunakan jaminan (non-collateral) dengan pilihan tenor fleksibel hingga 60 bulan, bekerja sama dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang berizin resmi Kementerian Agama.
"Dalam proses pengajuan, pelanggan cukup menyiapkan dokumen pembiayaan seperti identitas diri, bukti penghasilan, serta dokumen pendukung lain yang dibutuhkan untuk verifikasi. Ketentuan terkait angsuran, pelunasan sebagian atau penuh, hingga aturan keterlambatan pembayaran dijelaskan secara transparan dalam akad sehingga pelanggan dapat memahami seluruh proses sejak awal," katanya.
Adapun mekanismenya, imbuh Yusron, pelanggan yang pengajuan produk Hasanah-nya telah disetujui akan didaftarkan untuk memperoleh Nomor Porsi Haji Plus secara resmi. Nomor porsi ini menjadi bukti bahwa pelanggan telah masuk dalam antrian keberangkatan sesuai ketentuan Kementerian Agama. Setelah diterbitkan, pelanggan dapat mengecek status nomor porsi tersebut secara mandiri melalui website resmi Kementerian Agama atau aplikasi Haji Pintar, aplikasi resmi Kemenag yang menyediakan beragam informasi terkait layanan ibadah haji.
"Kami yakin dengan cara ini dapat memperkuat pertumbuhan pembiayaan syariah Adira Finance yang menunjukkan tren positif," katanya.
Diketahui, hingga November 2025, kinerja pembiayaan berbasis syariah Adira Finance menunjukkan pertumbuhan yang positif. Penyaluran pembiayaan baru syariah mencapai sekitar Rp8,1 triliun, tumbuh sekitar 13 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Segmen syariah berkontribusi sekitar 21 persen terhadap total pembiayaan baru perusahaan, dan kondisi ini mencerminkan peningkatan minat masyarakat terhadap layanan pembiayaan berbasis prinsip syariah yang memberikan rasa aman dan kepastian transaksi.