Nataru, Realisasi Trafik Data Indosat Naik Signifikan
- 09 Jan 2026 10:19 WIB
- Kediri
KBRN, Kediri: Realisasi trafik data Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mengalami kenaikan signifikan selama periode Nataru 2025/2026. "Seiring dengan semakin tingginya konsumsi digital masyarakat Indonesia. Selama periode Nataru pada 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, trafik data nasional mengalami pertumbuhan double-digit, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari biasa dan lebih dari 20 persen dibanding periode tahun sebelumnya," kata Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).
Menurutnya, kenaikan ini menunjukkan semakin meluasnya aktivitas digital di berbagai wilayah. Bahkan didukung oleh jaringan andal Indosat di ribuan titik strategis dengan kesiapan infrastruktur yang terus diperluas, dan dipastikan seluruh lonjakan kebutuhan data dapat dilayani secara stabil meskipun terjadi lonjakan trafik selama periode liburan panjang.
"Upaya tersebut didukung optimalisasi jaringan melalui pemanfaatan Digital Intelligence Operations Center (DIOC), pusat operasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memungkinkan pemantauan performa jaringan secara aktual," katanya.
Desmond Cheung menjelaskan, pertumbuhan trafik data bukan sebatas indikator teknis, melainkan gambaran nyata tentang perkembangan ekonomi digital Indonesia. Apalagi lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga di area wisata, pusat ekonomi baru, hingga daerah yang sebelumnya memiliki aktivitas digital terbatas.
"Dengan dukungan teknologi AI di DIOC, seluruh tim teknis dapat menangani potensi gangguan dengan lebih cepat, memastikan pelanggan IM3, Tri, dan HiFi dapat menikmati koneksi yang andal dimana saja mereka berada," katanya.
Di samping itu, tambahnya, Indosat Regional East Java juga mencatatkan peningkatan trafik lebih tinggi 1,04 kali lipat dibandingkan rata-rata periode hari normal. Peningkatan paling signifikan di masa liburan akhir tahun terlihat di beberapa kota/kabupaten seperti, Kota Batu (42,78 persen), Trenggalek (33,89 persen), dan Pacitan (28,89 persen) yang ketiganya menyentuh puncak tertinggi trafik pada 1 Januari 2026 dan memang merupakan destinasi wisata yang diminati oleh masyarakat.
"Di sisi lain, periode ini juga meliputi peningkatan popularitas layanan digital, dengan lima aplikasi yang mengalami lonjakan penggunaan tertinggi adalah Tiktok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Youtube," katanya.
Bahkan, lanjutnya, langkah ini didukung oleh lebih dari 208.000 BTS 4G dan BTS 5G yang kini telah mencapai 1.404 titik yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan pertumbuhan BTS 4G sebesar 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya sehingga makin memperluas jangkauan layanan bagi pelanggan. Tak hanya itu, konektivitas tersebut turut menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat di wilayah pemulihan pascabencana, khususnya di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera.
Pihaknya pun terus mempercepat pemulihan layanan jaringan telekomunikasi di wilayah Aceh pascabencana yang terjadi beberapa waktu lalu. "Hingga saat ini, tingkat pemulihan jaringan Indosat di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5 persen," katanya.