Meyakini Tidak Ada yang Bisa Mengubah Takdir Selain Doa
- 06 Agt 2026 06:40 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Meyakini Tidak Ada yang Bisa Mengubah Takdir Selain Doa
- Tidak ada istilah doa yang sia-sia dalam kamus seorang mukmin
RRI.CO.ID, Kediri – Manusia sering kali merasa pesimis bahwa mimpi-mimpinya mustahil terwujud karena takdir yang menggariskan seseorang kalah dan gagal dalam kehidupan. Menurut Ustaz Muhammad Assad, Dai Nasional dan Pembicara Internasional, setiap orang memiliki senjata yang tidak mungkin terkalahkan yaitu doa yang bisa mengubah takdir.
Ustaz Assad, sapaan akrabnya, ia menegaskan bahwa manusia boleh berencana dengan matang, namun ketetapan akhir tetap berada di tangan Allah SWT. Satu hal yang wajib diyakini umat Muslim, ada satu kekuatan dahsyat yang mampu mengubah jalannya ketetapan Allah, yaitu untaian doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan.
“Doa adalah senjata spiritual paling ampuh yang diberikan langsung oleh Allah SWT kepada hamba-NYA untuk menembus batas ketidakmungkinan,” kata Ustaz Assad dalam unggahan reel video di Official IG @muh_assad, Kamis, 6 Agustus 2026. Ketika pintu bumi tampak tertutup rapat oleh logika manusia, ketukan doa mampu membuka pintu langit dengan begitu lebarnya.
Umat Muslim tidak diperbolehkan memandang remeh kekuatan sebuah permohonan kepada Sang Pencipta. Selain doa bukan sekadar formalitas ibadah atau pelarian saat manusia berada dalam kondisi terdesak, ketetapan Allah bersifat dinamis bagi mereka yang mau bersujud dan memohon dengan sungguh-sungguh.
Takdir yang awalnya penuh dengan kesulitan, bisa seketika berubah menjadi hamparan kemudahan berkat intervensi ilahi melalui jalur doa. Doa yang mampu mengubah takdir adalah doa yang lahir dari jiwa yang pasrah secara total, diikuti dengan keyakinan mutlak bahwa Allah Maha Mendengar.
Adab, etika, dan keyakinan sepenuhnya saat memanjatkan harapan kepada Allah SWT juga menjadi hal prinsip yang tidak boleh diabaikan oleh manusia. Penting untuk diketahui bahwa salah satu penghalang terkabulnya doa adalah manakala muncul keraguan yang bersemayam di dalam hati sang hamba.
“Allah SWT senantiasa menjawab doa hamba-NYA dengan mengabulkannya secara langsung, menggantinya dengan yang lebih baik, atau menyimpannya sebagai pahala di akhirat,” ujar Ustaz Assad. Melalui closing statement singkatnya, disampaikan bahwa tidak ada istilah doa yang sia-sia dalam kamus seorang mukmin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....