Berlombalah dalam Kebaikan sejak Sekarang

  • 29 Jun 2026 08:05 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Semangat fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan harus menjadi karakter setiap muslim. Ustaz Moh. Lutfi Anshori, Khodim PP Darussalam, Karangtengah, Brumbung, Kediri, menyampaikan bahwa seorang muslim tidak boleh mendahulukan orang lain jika itu dalam hal kebaikan.

Ia menjelaskan bahwa Al-Qur'an melalui Surah Al-Baqarah ayat 148 memerintahkan umat Islam untuk saling berlomba dalam amal saleh. Karena itu, seorang mukmin seharusnya tidak rela tertinggal dalam urusan ibadah maupun berbagai bentuk kebaikan lainnya.

"Allah meminta kita berlomba-lomba dalam kebaikan. Jangan justru mempersilakan orang lain lebih dahulu dalam urusan ibadah, tetapi jadilah orang yang paling semangat melakukan amal saleh," tuturnya dalam kajian Mutiara pagi, Senin, 29 Juni 2026.

Menurutnya, cara pandang terhadap amalan sunnah juga perlu diperbaiki. Amalan sunnah bukan sekadar ibadah yang boleh ditinggalkan, melainkan peluang untuk memperbanyak pahala dan meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.

"Jangan berpikir, 'kalau sunnah tidak dikerjakan tidak apa-apa'. Justru sunnah itu ladang pahala. Di situlah kita berlomba-lomba dalam kebaikan," ujarnya.

Di akhir kajian, Ustaz Lutfi mengingatkan hadis tentang memanfaatkan lima perkara sebelum datang lima perkara lainnya. Ia mengajak jamaah menggunakan masa sehat, muda, kaya, waktu luang, dan kehidupan untuk memperbanyak amal sebelum kesempatan itu hilang.

"Tidak ada kata terlambat memulai kebaikan. Gunakan sehat sebelum sakit, muda sebelum tua, kaya sebelum miskin, waktu luang sebelum sibuk, dan hidup sebelum mati. Selama masih hidup, mari saling mengingatkan untuk terus berlomba dalam kebaikan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....