Menjemput Kasih Sayang Allah SWT meski Berwujud Ujian Kehidupan

  • 10 Jun 2026 16:31 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Menjemput Kasih Sayang Allah SWT meski Berwujud Ujian Kehidupan
  • Allah menyempurnakan pahala dan ganjaran untuk orang-orang yang sabar dan tidak menjauhi kasih sayang-NYA

RRI.CO.ID, Kediri – Menjemput kasih dan sayang Allah SWT meskipun dalam wujud berbagai ujian ringan hingga berat sekalipun adalah kewajiban umat Muslim yang beriman. Hal ini disampaikan oleh Ustaz Mansur, S.T., M.T., Pengasuh Majlis Ta’lim Nur Arofah, Kota Kediri, Jawa Timur, melalui Program ‘Mutiara Pagi’, Rabu, 10 Juni 2026.

“Betapa Allah maha pengasih dan penyayang. Semua makhluk-NYA diberikan kasih sayang tanpa terkecuali. Bahkan iblis diberi umur panjang untuk menggoda manusia, koruptor diberi kesempatan menikmati hidup lewat kekayaannya,” kata Ustaz Mansur dalam sesi mukadimahnya.

Bentuk sifat Rahman Allah yang berarti ‘kasih-NYA’ terhadap manusia diwujudkan melalui segala macam fenomena yang terjadi di dunia. Seperti matahari yang menyinari semua makhluk hidup di bumi, hingga oksigen yang dapat dihirup, dinikmati, dan dimanfaatkan oleh siapapun tanpa ada perbedaan, tebang pilih, atau pilih kasih.

Sementara itu, bentuk sifat Rahim Allah yang berarti ‘sayang-NYA’ terhadap hamba-Nya diwujudkan dalam segala macam fenomena yang terjadi di dunia dan akan menjadi bekal menuju surga di akhirat kelak, seperti bentuk sayang Allah melalui karunia yang menyenangkan maupun karunia yang merujuk pada serangkaian ujian untuk mengukur kualitas keimanan manusia.

“Setelah kita menikmati segala wujud kasih Allah melalui berbagai kenikmatan dunia yang wajib kita syukuri, jangan lupa untuk tidak pernah sekalipun menjauhi segala wujud sayang Allah dengan menjemput segala ujian-NYA melalui sabar dan tetap menghamba kepada-NYA,” ujar Ustaz Mansur di pertengahan segmen syi’ar Islamnya di RRI Kediri, Rabu pagi.

Umat Muslim yang memiliki keimanan dan ketakwaan merupakan orang-orang terpilih yang senantiasa memperoleh kasih sayang Allah SWT. Apapun bentuk yang diterima, seperti ujian sakit, perekonomian sulit, hingga kesengsaraan hidup lainnya, hendaknya tetap dijalani dengan sabar, ikhlas, lebih mendekat secara total kepada Allah SWT, dan tetap berada di jalan-NYA.

Melalui closing statement singkatnya, Ustaz Mansur mengajak masyarakat untuk mengilhami satu judul karya sastra novel tahun 1929 yang ditulis oleh Tulis Sutan Sati, ‘Sengsara Membawa Nikmat’. “Allah akan menyempurnakan pahala dan ganjaran untuk orang-orang yang sabar dan tidak menjauhi kasih sayang-NYAAllah akan menyempurnakan pahala dan ganjaran untuk orang-orang yang sabar dan tidak menjauhi kasih sayang-NYA setiap melewati ujian kehidupan,” ucapnya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....