Mengenal Bulan-Bulan Mulia dalam Islam
- 04 Mei 2026 09:50 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Dalam ajaran Islam, terdapat dua belas bulan dalam satu tahun Hijriah, di mana empat di antaranya merupakan bulan-bulan mulia. Hal tersebut disampaikan oleh Ustaz Lutfi Ansori dari Pondok Pesantren Darussalam Kediri dalam program Mutiara Pagi RRI Kediri.
Ustaz Lutfi Ansori menjelaskan bahwa keempat bulan mulia tersebut meliputi Dzulqa’dah sebagai bulan ke-11. Bulan Dzulhijjah sebagai bulan ke-12 yang menjadi waktu pelaksanaan ibadah haji dan Hari Raya Iduladha.
Lalu Bulan Muharram sebagai bulan pertama dalam kalender Hijriah, serta Rajab sebagai bulan ke-7 yang terletak di antara Jumadil Akhir dan Sya’ban. Tiga bulan di antaranya, yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, berada secara berurutan, sementara Rajab sebagai bulan yang terpisah.
Keempat bulan ini memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam. bulan-bulan tersebut disebut sebagai bulan haram yang memiliki dua makna penting.
Pertama, pada bulan-bulan tersebut diharamkan segala bentuk perbuatan zalim, termasuk pembunuhan maupun tindakan yang menyakiti diri sendiri. Karena dosanya dilipatgandakan dan sangat besar di sisi Allah SWT.
Kedua, pada bulan-bulan mulia ini setiap amalan kebaikan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Namun demikian, perbuatan buruk atau yang dilarang juga akan mendapatkan balasan dosa yang lebih besar.
Ustaz Lutfi Ansori menyampaikan “Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal shalih serta menghindari segala bentuk kezaliman, sekecil apapun, selama bulan-bulan mulia tersebut,” ucapnya kepada RRI, Senin, 4 Mei 2026.
Dengan memahami keutamaan bulan-bulan mulia ini, diharapkan umat Islam dapat lebih menjaga diri serta meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....