TNI Dorong Ekonomi Desa, Puluhan Truk Koperasi Disalurkan

  • 06 Apr 2026 15:42 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Untuk mewujudkan program Asta Cita, Dandim 0809 Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah menyerahkan 36 unit truk KDKMP secara simbolis

RRI.CO.ID, Kediri - TNI melalui Kodim 0809/Kediri mendorong penguatan ekonomi desa dengan menyalurkan puluhan armada truk untuk operasional koperasi desa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pemerataan ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Komandan Kodim 0809 Kediri, Dhavid Nur Hadiansyah, menyebut penyerahan 36 unit truk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai langkah konkret membangun dari desa.

“Penyerahan truk ini adalah wujud semangat membangun Indonesia dari pelosok desa. Kami berpesan agar kendaraan ini dirawat dengan baik,” ujarnya di kawasan Simpang Lima Gumul, Senin 6 April 2026.

Ia menegaskan, program tersebut merupakan bagian dari peran TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) untuk membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, koperasi desa menjadi motor penggerak dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal, terutama di sektor pangan.

“Ini tahap awal dari dukungan fasilitas yang nantinya akan diterima ratusan desa di Kediri,” jelasnya.

Saat ini, realisasi pembangunan gerai KDKMP di Kabupaten Kediri telah mencapai 96 persen dari target 334 titik dan ditargetkan segera rampung sepenuhnya.

Ke depan, fasilitas koperasi tidak hanya dilengkapi truk, tetapi juga kendaraan operasional lain seperti pick-up, motor roda tiga, hingga perangkat teknologi informasi untuk mendukung aktivitas usaha desa.

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengapresiasi langkah cepat TNI dalam mendukung program tersebut. Ia menilai sinergi ini membawa Kabupaten Kediri masuk dalam peringkat empat besar nasional dalam progres pengembangan KDKMP.

“Sekarang bukan soal siapa yang cepat merintis, tapi siapa yang bisa bertahan. Desa harus fokus pada potensi masing-masing agar hasilnya optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya keberadaan koperasi desa sebagai jaring pengaman sosial di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dengan dukungan logistik dan stok pangan yang memadai, stabilitas daerah diharapkan tetap terjaga.

“Selama kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi, wilayah akan tetap kondusif,” tandasnya.

Program ini diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mewujudkan kemandirian desa sekaligus mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....