Muncul Dinamika Operasional, Ini Tanggapan SPPG

  • 11 Feb 2026 16:21 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - SPPG Yayasan Arriyadl Darunnajah di Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri memberi tanggapan dengan munculnya dinamika operasional.

Hal ini dilakukan seiring adanya sorotan sejumlah masyarakat di Kabupaten Kediri terhadap operasional Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Keling. Apalagi berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui pengoperasian SPPG tersebut telah berjalan selama dua pekan terakhir.

Saat dikonfirmasi di Kediri, Kepala SPPG Yayasan Arriyadl Darunnajah, Bayu Afrizal menyebutkan, jika beberapa waktu ini telah terjadi dinamika operasional di SPPG tersebut. Polemik ini bermula ketika ada seorang staf yang masa bekerjanya di SPPG itu harus berakhir.

"Atas kejadian ini, kami telah mengedepankan upaya musyawarah dengan staf yang bersangkutan. Bahkan, ia juga telah menyatakan kesediannya untuk mengakhiri masa kerja secara baik-baik, dan proses ini berlangsung secara komunikatif," kata Bayu, di Kediri, pada Rabu, 11 Februari 2026,

Di samping itu, imbuh Bayu, dari pihak yayasan pun sudah menunaikan kewajibannya kepada yang bersangkutan. Khususnya berkaitan dengan kompensasi kepada staf tersebut.

"Kompensasi yang diberikan kepada staf ini, sudah kami sampaikan sesuai ketentuan yang ada," kata Bayu.

Pada kesempatan sama, Bayu juga menyebutkan, mengenai perizinan operasional SPPG tersebut maka hal itu dipastikan sedang dalam proses memenuhi standar administratif yang ditetapkan.

"Terkait izin operasional, yakni Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) maka tahapan terkini sedang dalam proses pengurusan. Bahkan, itu juga termasuk fasilitas IPAL, yang kami pastikan telah berjalan dengan sangat baik," katanya.

Terpisah, staf akuntan SPPG Yayasan Arriyadl Darunnajah Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, berinisial RKA (24), membenarkan, terkait proses pengunduran dirinya yang dinilai mendadak, setelah menerima Surat Keputusan (SK) penugasan dari Badan Gizi Nasional (BGN) pada akhir Januari lalu.

"Saya menerima SK tersebut (melalui e-email) pada hari Kamis,tapi pada Jumat malam ada komunikasi terkait pengunduran diri. Saya pun telah menandatangani surat pengunduran diri saya tersebut," kata RKA.

RKA melanjutkan, sebetulnya pihaknya masih ingin tetap bekerja di SPPG tersebut. Tapi karena ada sesuatu hal, ia bersedia menandatangani surat pengunduran diri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....