Lebaran Pertama, Penumpang Kereta Api masih Padati sejumlah Stasiun
- 21 Mar 2026 16:20 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Hari Pertama Lebaran 1447 Hijriah
- Arus mudik Lebaran
RRI.CO.ID, Kediri - Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah (1 Syawal 1447 H), suasana di sejumlah stasiun wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terpantau ramai dan dipadati oleh pelanggan. "Tingginya mobilitas masyarakat menunjukkan bahwa momentum Lebaran tetap menjadi periode puncak pergerakan penumpang kereta api," kata Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, dalam keterangannya, Sabtu, 21 Maret 2026.
Tohari menyampaikan, bahwa volume pelanggan selama masa Angkutan Lebaran (Angleb) tahun 2026 menunjukkan tren positif. Selama periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026, total volume penumpang di wilayah Daop 7 Madiun mencapai 356.056 pelanggan.
"Hal ini terdiri dari 166.577 pelanggan naik dan 189.479 pelanggan turun. Puncak volume penumpang naik terjadi pada 22 Maret sebanyak 12.188 pelanggan, sedangkan penumpang turun tertinggi pada 18 Maret sebanyak 15.131 pelanggan," kata Tohari.
Ia menyatakan, pada periode pra Lebaran (H-10 s.d H-1) atau 11 hingga 20 Maret 2026, tercatat total volume penumpang sebanyak 188.549 pelanggan, dengan rincian 66.793 pelanggan naik dan 121.756 pelanggan turun. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatat total 176.681 pelanggan.
"Jika dibandingkan dengan periode pra Lebaran tahun 2025, terjadi peningkatan signifikan pada tahun ini, di mana volume penumpang tahun 2026 mencapai 107 persen lebih tinggi. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api," ucapnya.
Sementara itu, kata Tohari, untuk kondisi terkini pada Sabtu, 21 Maret 2026, volume sementara penumpang masih cukup tinggi, yaitu sebanyak 19.807 pelanggan, terdiri dari 8.632 pelanggan naik dan 11.175 pelanggan turun. Untuk hari berikutnya, Minggu, 22 Maret 2026, jumlah pelanggan diproyeksikan kembali meningkat menjadi 22.841 pelanggan, dengan rincian 12.288 pelanggan naik dan 10.653 pelanggan turun.
"Data tersebut masih dapat berubah seiring dengan penjualan tiket yang berlangsung," katanya.
Ia menyebutkan, selama periode Angkutan Lebaran, lima stasiun dengan volume penumpang tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun yaitu Stasiun Madiun 114.488 pelanggan (49.916 naik, 61.572 turun), Stasiun Kedir 39.118 pelanggan (19.735 naik, 19.383 turun), Stasiun Jombang 33.096 pelanggan (15.475 naik, 17.621 turun).
"Selain itu, di Stasiun Blitar 31.076 pelanggan (13.594 naik, 17.482 turun), dan Stasiun Tulungagung: 28.791 pelanggan (13.870 naik, 15.921 turun)," katanya.
Tohari menambahkan bahwa KAI Daop 7 Madiun terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan selama masa Angkutan Lebaran, dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan. "Kami juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk memperhatikan barang bawaan, tidak membawa barang berlebihan, serta memastikan barang tetap dalam pengawasan guna menghindari risiko kehilangan atau tertukar," katanya.
Ia berharap, masyarakat mematuhi seluruh aturan yang berlaku baik di stasiun maupun selama berada di dalam kereta api, termasuk menjaga ketertiban, tidak merokok di area terlarang, serta mengikuti arahan petugas demi kenyamanan bersama. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta bersama-sama menjaga keselamatan dan ketertiban demi kelancaran perjalanan kereta api," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....