Disbudpar Kaimana Perkuat Sistem Data Kunjungan Wisatawan

  • 31 Mar 2026 19:54 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kaimana terus memperkuat sistem pendataan kunjungan wisatawan guna memastikan pengelolaan sektor pariwisata berjalan tertib, terukur, dan memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kaimana, Jafar Werfete, S.Sos., M.M., di ruang kerjanya, Selasa 31 Maret 2026 menjelaskan bahwa data kunjungan wisatawan saat ini diperoleh melalui laporan rutin operator wisata dan pengelola layanan pariwisata di daerah tersebut.

Menurutnya, mekanisme pendataan mengalami penyesuaian seiring pengelolaan operasional tertentu yang kini dilaksanakan oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga pihak dinas tidak lagi melakukan penjemputan data secara langsung di lapangan.

“Data wisatawan tetap kami miliki karena operator secara rutin mengirimkan laporan tamu kepada kami. Jadi monitoring tetap berjalan,” ujar Jafar.

Disbudpar Kaimana, lanjut dikatakan juga terus melakukan sosialisasi terkait sistem pengelolaan pariwisata yang terintegrasi. Sosialisasi tersebut mencakup pembagian peran antara pemerintah daerah, operator wisata, serta para pemangku kepentingan sektor pariwisata lainnya.

Langkah ini dilakukan agar seluruh aktivitas pariwisata dapat terdata secara menyeluruh, mulai dari operasional kapal wisata, layanan wisata bahari, hingga penggunaan peralatan promosi seperti dokumentasi film dan fotografi.

Jafar menegaskan bahwa sistem pengelolaan yang jelas menjadi faktor penting dalam memastikan sektor pariwisata mampu memberikan kontribusi optimal bagi daerah.

“Daerah memiliki peran besar dalam promosi dan mendatangkan wisatawan. Karena itu perlu ada pengaturan yang jelas agar manfaat ekonominya juga kembali ke daerah,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Kaimana, lanjut Jafar, terus memperkuat kerja sama promosi bersama operator wisata guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kaimana.

Melalui kolaborasi tersebut, sektor pariwisata diharapkan tidak hanya berkembang sebagai destinasi kunjungan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang mampu membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

Disbudpar Kaimana menilai penguatan kampung wisata berbasis masyarakat menjadi strategi utama dalam mewujudkan pembangunan pariwisata berkelanjutan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....