SBB Rajawali Muda Kaimana Gelar Turnamen U-8/U-9, Cari Bibit Sepak Bola sejak Dini
- 19 Sep 2026 19:31 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana — Sekolah Sepak Bola (SSB) Rajawali Muda Kabupaten Kaimana menggelar turnamen sepak bola kelompok usia 8-9 tahun di Stadion Triton Kaimana, Sabtu 19 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mencari dan mempersiapkan bibit pesepak bola Kaimana sejak usia dini.
Ketua SSB Rajawali Muda Kaimana, Riky Eramuri, mengatakan turnamen tersebut secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak usia 8-9 tahun. Menurutnya, kegiatan itu diharapkan dapat menggairahkan minat anak-anak untuk mulai fokus mengembangkan bakat di dunia sepak bola.
“Ya, ini murni untuk adik-adik yang usia 8-9 tahun. Ini untuk menggairahkan mereka untuk fokus di dunia sepak bola,” kata Riky saat membuka turnamen di Stadion Triton Kaimana.
Riky menjelaskan, SSB Rajawali Muda Kaimana tidak hanya menjalankan kegiatan latihan sepak bola, tetapi juga mulai menggelar sejumlah event secara bertahap berdasarkan kelompok usia. Langkah tersebut dilakukan karena kegiatan pertandingan dinilai penting untuk memberikan pengalaman bermain kepada para pemain muda.
“Jadi kita selain melatih dan punya sekolah sepak bola, tapi jarang dibuat event atau tidak pernah dibuat event. Sehingga SSB sendiri berinisiatif untuk membuat event tersebut,” ujarnya.
Turnamen U-8/U-9 tersebut diikuti lima tim, yakni Lapindo FC, Bintang Timur Pasir Lombo, SD Negeri Matoa, serta dua tim yang berasal dari SSB Rajawali Muda Kaimana. Riky mengatakan, pertandingan menggunakan sistem kompetisi penuh atau saling bertemu. Setiap tim akan menghadapi tim lainnya sebanyak dua kali sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan bertanding dan mengembangkan kemampuan mereka.
“Jadi event turnamen saat ini diikuti oleh lima tim. Sehingga pertandingannya kita buat dalam sistem kompetisi penuh, di mana setiap tim saling melawan dua kali. Jadi semua saling bertemu,” jelasnya.
Untuk penghargaan, panitia menetapkan juara pertama, kedua dan ketiga. Selain trofi bagi tiga tim terbaik, panitia juga menyiapkan penghargaan individu berupa pemain terbaik, pencetak gol terbanyak atau top scorer, serta kiper terbaik.
“Yang peringkat satu secara otomatis dia yang juara, dan selanjutnya diikuti peringkat dua dan tiga. Kita ambil sampai peringkat tiga saja. Terus ada pemain terbaik, ada top scorer dan kiper terbaik. Untuk juara satu sampai tiga akan dikasih trofi,” kata Riky.
Turnamen tersebut ditargetkan selesai dalam satu hari karena hanya diikuti lima tim. Pertandingan dibagi menjadi dua sesi, yakni pagi dan sore, sehingga seluruh rangkaian pertandingan diharapkan dapat diselesaikan pada Sabtu 19 September 2026.
Riky berharap Pemerintah Kabupaten Kaimana memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda melalui sepak bola. Menurutnya, keberadaan wadah olahraga dapat membantu anak-anak mengembangkan minat dan bakat sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan positif.
“Harapan saya, pemerintah lebih melihat generasi sepak bola, terutama anak-anak muda yang sebenarnya barang ini juga untuk menghindarkan mereka dari pergaulan-pergaulan yang kita tidak inginkan. Jadi ada wadah untuk mereka, bangun kualitas mereka. Mungkin mereka punya hobi di situ, kita bangunkan mereka punya itu,” tuturnya.
Setelah turnamen kelompok usia 8-9 tahun, SSB Rajawali Muda Kaimana berencana melanjutkan kegiatan serupa untuk kelompok usia 8-10 tahun, kemudian usia 11-13 tahun. Setelah itu, SSB Rajawali Muda akan mengembangkan liga junior kelompok usia 14-15 tahun dengan sistem pertandingan pada akhir pekan, yakni Jumat, Sabtu dan Minggu, sebagai wadah pembinaan berkelanjutan bagi pemain muda Kaimana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....