Kebersamaan Manchester United dan Ruben Amorim, Terjebak Krisis

  • 30 Sep 2025 09:00 WIB
  •  Kaimana

KBRN, Kaimana: Ruben Amorim diangkat sebagai manajer Manchester United menggantikan Erik ten Hag pada November 2024, dengan kontrak sampai Juni 2027. Ia sebelumnya sukses di Sporting CP, berhasil juara liga Portugal dan beberapa gelar domestik lainnya dan diharapkan membawa harapan baru di Old Trafford.

Sejak masa jabatannya, catatan pertandingan di liga sangat mengecewakan, Tim hanya meraih 6 kemenangan dari 25 pertandingan Premier League, dengan banyak kekalahan dan hanya sedikit clean sheet. Fakta tingkat kebobolan tinggi, konversi peluang yang buruk, dan penampilan yang dianggap tidak konsisten, di musim sebelumnya (2024/25), The Red Devils bahkan mengalami serangkaian rekor negative, banyak kekalahan di kandang, rentetan tanpa kemenangan liga, dan posisi akhir liga yang jauh dari target.

Amorim sendiri pernah menyebut bahwa ia memiliki tantangan yang sangat sulit dalam membangun tim ini, dan bahwa para pemain menunjukkan kegugupan dalam aksi di lapangan. Media dan pengamat mulai banyak berspekulasi, apakah Amorim akan dipertahankan ataukah manajemen MU akan mengambil langkah drastis. Fans pun makin tidak sabar, kekalahan terbaru seperti melawan Brentford makin menyulut tuntutan agar klub segera melakukan tindakan.

Kemungkinan Nasib Amorim berdasarkan kondisi sekarang, beberapa skenario yang mungkin terjadi, pertama Amorin diberi banyak waktu, ataukah digantikan sebelum musim selesai dan mungkin saja Amorin bersama Manchester United harus mengalami degradasi dari ajang premier league. Jika Amorin masih saja mendapatkan hasil buruk di pertandingan Manchester United berikutnya, bukan tidak mungkin dirinya semakin tertekan oleh Fans, pemilik Manchester United, bahkan dari pemain MU.

Saat ini Ruben Amorim berada di posisi yang sangat kritis, harus ada perbaikan segera baik dalam hal taktik, mentalitas pemain, maupun hasil di lapangan, agar dapat mempertahankan posisinya. Jika tidak, Manchester United kemungkinan besar akan mempertimbangkan pergantian pelatih dalam waktu dekat untuk menekan krisis yang terus berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....