Staf Ahli Bupati Ajak Warga Papua Perkuat Persatuan dan Toleransi

  • 27 Mei 2026 21:34 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Staf Ahli Bupati Kaimana Bidang Kesejahteraan Rakyat, Usman Fenetiruma, mengajak seluruh elemen masyarakat di Papua untuk terus memperkuat persatuan, toleransi, dan komunikasi dalam menghadapi berbagai dinamika pembangunan di era otonomi khusus.

Hal tersebut disampaikan Usman saat mewakili Pemerintah Kabupaten Kaimana dalam kegiatan pelantikan pengurus Barisan Merah Putih Kabupaten Kaimana beberapa waktu lalu.

Menurut Usman, pelaksanaan otonomi khusus di Papua harus dikawal bersama agar berjalan sesuai amanah pemerintah dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kita bicara tentang kesejahteraan masyarakat Papua di dalam arena otonomi khusus ini, bagaimana supaya bisa berjalan dengan baik sesuai amanah yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Ia menilai masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian serius, mulai dari dinamika sosial, persoalan batas wilayah, hingga tantangan pembangunan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Berbagai dinamika sosial yang berkembang saat ini harus cepat kita respons dan disikapi dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat,” katanya.

Usman menjelaskan, kehadiran organisasi kemasyarakatan seperti Barisan Merah Putih, DPR Papua, dan Majelis Rakyat Papua (MRP) memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kehadiran berbagai lembaga ini merupakan mitra pemerintah yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di Papua, khususnya di Kabupaten Kaimana,” jelasnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi seluruh komponen masyarakat.

“Karena itu kita butuh sinergi, komunikasi, dan kolaborasi sehingga berbagai kebijakan pembangunan maupun sosial kemasyarakatan dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Usman juga mengingatkan pentingnya membangun budaya dialog dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

“Kalau ada persoalan, mari kita duduk bersama, berdiskusi, dan mencari solusi terbaik. Jangan mempertahankan ego yang justru merugikan kepentingan bersama,” tegasnya.

Ia turut mengajak masyarakat menjaga nilai toleransi yang selama ini menjadi identitas Kabupaten Kaimana sebagai daerah yang damai dan harmonis.

“Kaimana ini rumah kita bersama, bahkan Papua adalah rumah kita bersama. Karena itu toleransi harus terus dijaga dan dirawat dengan baik,” katanya.

Menurut Usman, keberagaman suku, agama, dan budaya di Papua merupakan kekuatan yang harus dipelihara demi menjaga persatuan bangsa.

“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga tanah Papua tetap aman, damai, dan sejahtera sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Usman mengajak masyarakat untuk tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan pembangunan dengan semangat kebersamaan dan kasih sayang antarsesama.

“Tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan selama kita mau duduk bersama dan mencari solusi dengan hati yang baik,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....