Ustadz Abdul Somad Akan Tausiah Religi di Kaimana

  • 20 Mei 2026 14:15 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID. Kaimana - Kabar menggembirakan datang bagi umat Islam di Kabupaten Kaimana. Badan Pengurus Hari Besar Islam (PHBI )Kaimana memastikan akan menghadirkan penceramah nasional Ustadz Abdul Somad untuk bertemu sekaligus menyampaikan tausiah keagamaan kepada masyarakat.

Kegiatan religi tersebut rencananya berlangsung pada 5 Juni 2026 di Kaimana, setelah sebelumnya dijadwalkan bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah atau 1 Muharram.

Ketua PHBI Kaimana, Muhammad Kareth, menjelaskan perubahan jadwal dilakukan karena adanya agenda lain yang berbenturan dengan kegiatan sang ulama.

“Awalnya direncanakan tanggal 1 Muharram, namun beliau memiliki agenda MoU pada waktu yang sama. Karena itu, beliau sendiri menawarkan agar jadwalnya dimajukan,” ujar Kareth saat dikonfirmasi wartawan, Senin 18 Mei 2026.

Menurutnya, kehadiran Ustadz Abdul Somad menjadi kerinduan masyarakat, khususnya umat Islam di daerah yang selama ini dikenal memiliki kehidupan sosial yang harmonis serta menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama.

Ia menyebut, perhatian khusus diberikan sang penceramah kepada wilayah Papua, termasuk Kaimana, karena nilai kebersamaan dan toleransi masyarakatnya dinilai menjadi contoh positif bagi daerah lain di Indonesia.

“Beliau bahkan menggeser beberapa kegiatannya untuk mendahulukan kunjungan ke Papua. Tujuannya membantu membangun pemahaman keagamaan yang sejuk dan memperkuat persatuan masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia mengangkat tema “Dari Toleransi Itu, Kaimana Bisa Sejahtera.” Tema ini diharapkan mampu memperkuat pesan moderasi beragama, saling menghormati, serta menjaga persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.

PHBI Kaimana menilai tausiah ini bukan hanya ditujukan bagi umat Islam, tetapi juga menjadi ruang edukasi sosial yang membawa pesan kedamaian bagi seluruh masyarakat lintas agama.

Kareth menambahkan, ceramah keagamaan diharapkan dapat memberikan pemahaman yang bijak terhadap berbagai isu sosial yang berkembang secara nasional, sehingga masyarakat mampu menyikapinya dengan cara yang santun, arif, dan penuh toleransi.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat persaudaraan, menambah ilmu agama, sekaligus menjaga nilai kebersamaan yang selama ini sudah terbangun baik di Kaimana,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, PHBI Kaimana mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum keagamaan sebagai sarana mempererat persatuan, meningkatkan kualitas spiritual, serta menjaga kehidupan sosial yang damai dan harmonis di Tanah Papua.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....