Pengguna Transportasi Laut Diminta Waspada Cuaca Ekstrem
- 30 Jan 2026 07:30 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut di wilayah perairan Kaimana untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang terjadi sejak Desember 2025 hingga Januari 2026.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca maritim di perairan Kaimana secara khusus dan Papua Barat pada umumnya saat ini tergolong ekstrem. Kondisi tersebut ditandai dengan angin kencang yang memicu tinggi gelombang laut di Perairan Arafura mencapai 2 hingga 4 meter.
Kepala BASARNAS Timika melalui Komandan Pos SAR Kaimana, Silas Wopari, dalam pesan WhatsApp yang diterima RRI.co.id, mengimbau para nelayan, pengguna transportasi laut antarkampung, antardistrik, serta wisatawan agar lebih memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan pelayaran.
“Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi muatan barang dan penumpang, kelayakan kapal, perahu atau fiber, kesiapan bahan bakar minyak, serta kondisi mesin motor yang digunakan,” ujar Silas Wopari.
Ia juga menegaskan agar masyarakat sebisa mungkin menghindari perjalanan laut pada malam hari, mengingat jarak pandang yang terbatas serta risiko cuaca buruk yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Secara khusus, sejumlah wilayah perairan di Kabupaten Kaimana yang rawan kecelakaan laut diminta menjadi perhatian serius, antara lain perairan Kaimana–Pulau Venyu dan Adi Jaya, kawasan wisata Karawawi di Distrik Buruway, perairan Kaimana–Distrik Teluk Etna, serta kawasan wisata Triton Namatota dan Darmai (Nabima).
BASARNAS berharap, dengan meningkatnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap aspek keselamatan, risiko kecelakaan laut dapat diminimalisir di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....