GEF-CFI dan KKP Gelar Bimtek Usaha Perikanan
- 24 Jul 2025 10:58 WIB
- Kaimana
KBRN, Kaimana: GEF-CFI Indonesia bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Dinas Perikanan Kabupaten Kaimana menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas kelembagaan usaha, manajemen keuangan, dan pemasaran produk perikanan. Kamis, (24/07/2025)
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dipusatkan di Rumah Makan Belia dan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Blasius Kilmas, mewakili Bupati Kaimana.
Dalam sambutannya, Blasius Kilmas menyampaikan bahwa pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan kemandirian para pelaku usaha perikanan, khususnya perempuan nelayan pesisir.
“Ketika hasil tangkapan ikan tidak terjual, penting bagi perempuan nelayan memiliki kemampuan mengolahnya menjadi produk bernilai jual tinggi dengan kemasan dan branding yang menarik,” ujarnya.
Ia juga menyoroti berbagai kendala yang dihadapi nelayan saat ini, mulai dari keterbatasan akses terhadap sumber daya, permodalan, teknologi, informasi, hingga pasar dan kelembagaan. Untuk itu, pelatihan ini menggandeng sejumlah narasumber dari instansi terkait seperti Dinas Perindustrian, Koperasi dan UMKM, Dinas PTSP, Bank BRI, serta pelaku UMKM lokal.

Sementara itu, Faridatun Amalia Hasanah, Safeguard and Gender Specialist dari CFI Indonesia menekankan pentingnya penguatan ekonomi kelompok, terutama bagi kelompok perempuan.
“Keberlanjutan komunitas nelayan tidak cukup hanya dengan semangat, tapi harus dibarengi dengan kelembagaan usaha yang kuat, pengelolaan keuangan yang sehat, serta kemampuan mengakses pasar secara mandiri,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Paramitha Prima Kusumawati, Fungsional Perencana Muda dan Pokja Gender dari Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal KKP, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia berharap kegiatan pelatihan seperti ini dapat dilakukan secara inklusif dan berkelanjutan.
“Kami sangat berharap adanya sinergi dan dukungan dari Pemerintah Daerah Kaimana dan seluruh pihak dalam membentuk masyarakat pesisir yang tangguh, berdaya saing, serta responsif terhadap isu gender,” tegasnya.
Peserta kegiatan berasal dari kelompok champion GEF-6, Kelompok Usaha Perikanan, serta kelompok binaan Dinas Perikanan Kaimana. Mereka merupakan pelaku aktif di sektor perikanan yang diharapkan mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini Kepala BLUD Pengelolaan Perikanan Kaimana, tiga anggota DPRK Komisi B, dan sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....