Bupati Kaimana: Perlambatan Ekonomi Bukan Semata Kinerja Pemerintah
- 18 Mei 2025 20:31 WIB
- Kaimana
KBRN, Kaimana: Perlambatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang dirasakan masyarakat saat ini bukanlah sepenuhnya cerminan dari buruknya kinerja pemerintah daerah. Hal ini disampaikan Bupati Kaimana, Hasan Achmad.
Menurutnya, fenomena melambatnya ekonomi di berbagai daerah, termasuk Kaimana, tidak dapat dilihat secara sempit atau hanya dari sisi lokal semata. Perlambatan tersebut, kata Bupati, merupakan efek sistemik dari dinamika ekonomi nasional dan global yang kini sedang tidak stabil.
"Kalau sekarang ini kita merasakan bahwa pembangunan dan pertumbuhan ekonomi lambat, tentu saja ini bukan semata-mata karena kinerja pemerintah yang buruk. Ini merupakan dampak eksternal dari kondisi perekonomian itu sendiri," ujar Bupati Hasan Achmad.
Dalam konteks nasional, Indonesia saat ini tengah menghadapi tekanan ekonomi akibat ketidakpastian global, fluktuasi harga komoditas, hingga dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian dan perikanan. Semua ini turut memengaruhi daerah-daerah di wilayah timur Indonesia seperti Kaimana yang memiliki ketergantungan tinggi pada sektor-sektor primer.
Bupati Hasan menilai bahwa di tengah tantangan ini, pemerintah tidak tinggal diam. Berbagai upaya telah dan terus dilakukan, termasuk melalui pelaksanaan program-program strategis nasional yang dirancang untuk mendorong pemerataan pembangunan, mengatasi kesenjangan wilayah, dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Kaimana, jelas Hasan, terus melakukan pembenahan internal dan penguatan kebijakan daerah yang berpihak pada percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Pemerintah terus melakukan perbaikan dan menjalankan berbagai usaha untuk memajukan ekonomi. Berbagai pilihan kebijakan sedang dijalankan. Salah satunya adalah dengan mendorong program-program strategis nasional agar dapat terimplementasi secara konkret di Kaimana," ujar Bupati Lagi.
Program strategis nasional seperti pengembangan infrastruktur konektivitas, penguatan ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas lokal diharapkan menjadi akselerator pertumbuhan wilayah. Jika berhasil, ini akan menjadi motor penggerak percepatan pembangunan ekonomi di Kaimana.
Dalam penyampaiannya, Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah semata. Diperlukan dukungan kolektif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk sektor swasta, komunitas budaya, dan pemuda untuk saling bergandengan tangan dalam memajukan daerah.
Ia menutup pernyataannya dengan ajakan membangun optimisme bersama di tengah perlambatan ekonomi, sembari terus menjaga ketertiban, keharmonisan sosial, dan produktivitas masyarakat.
"Mari kita terus bersinergi. Kaimana tidak akan berkembang hanya dengan kritik, tetapi dengan kerja nyata, kolaborasi, dan semangat untuk menjadikan daerah kita lebih maju, lebih adil, dan lebih sejahtera," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....