Langkah Bersejarah Rossocrociati: Kiprah Luar Biasa Swiss di Piala Dunia 2026
- 12 Jul 2026 13:30 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana : Perjalanan tim nasional Swiss 🇨🇭 di Piala Dunia 2026 resmi berakhir di babak perempat final setelah takluk secara terhormat dari sang juara bertahan, Argentina, dengan skor 1-3 melalui babak perpanjangan waktu. Meski harus angkat koper, pencapaian skuad asuhan Murat Yakin di turnamen akbar yang digelar di Amerika Utara ini telah menorehkan tinta emas baru dalam sejarah sepak bola mereka. Dirangkum dari berbagai sumber diantaranya dari situs Bola.com berikut informasinya untuk Anda.
Untuk pertama kalinya dalam 72 tahun sejak terakhir kali merasakannya pada edisi 1954 saat menjadi tuan rumah Swiss akhirnya kembali berhasil menembus babak 8 besar Piala Dunia.
Perjalanan Dramatis Menuju Perempat Final
Swiss yang tergabung di Grup B menunjukkan performa yang solid sejak fase grup dengan status tak terkalahkan:
Fase Grup: Imbang 1-1 melawan Qatar, menang telak 4-1 atas Bosnia-Herzegovina, dan menundukkan Kanada 2-1 untuk mengamankan tiket fase gugur.
Babak 32 Besar: Menang meyakinkan dengan skor 2-0 atas Aljazair.
Babak 16 Besar: Melalui drama adu penalti yang menegangkan, Swiss sukses menyingkirkan Kolombia dengan skor 4-3 setelah bermain imbang tanpa gol selama 120 menit. Kemenangan inilah yang mengunci tiket perempat final bersejarah mereka.
| Baca juga: Kemeriahan Meksiko Sambut Piala Dunia 2026 |
"Generasi Spesial" yang Tangguh
Keberhasilan melaju jauh di tengah format baru Piala Dunia yang diikuti oleh 48 negara membuktikan bahwa generasi Swiss saat ini adalah salah satu yang terbaik yang pernah mereka miliki. Di bawah komando kapten senior Granit Xhaka di lini tengah, Swiss tampil sebagai unit yang sangat kompak, disiplin, dan memiliki mentalitas petarung.
Pada laga perempat final melawan Argentina di Kansas City, Swiss sempat memberikan perlawanan sengit. Gol dari Dan Ndoye di menit ke-67 sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu. Sayangnya, kartu merah yang diterima Breel Embolo pada menit ke-72 membuat Swiss kalah jumlah pemain, hingga akhirnya Argentina mampu menyegel kemenangan lewat gol Julián Álvarez dan Lautaro Martínez di babak overtime.
Piala Dunia 2026 menjadi bukti nyata bahwa Swiss bukan lagi sekadar tim pelengkap yang mentok di babak awal fase gugur. Dengan fondasi skuad yang matang, Rossocrociati telah menjelma menjadi salah satu kekuatan sepak bola yang wajib diwaspadai di panggung internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....