Program Makanan Bergizi Gratis Dapat Kurangi Angka Putus Sekolah
- 13 Jan 2025 13:18 WIB
- Kaimana
KBRN, Kaimana : Kepala Sekolah SD Negeri 3 Kaimana, Germanus Yeuyanan, memberikan tanggapan positif terkait pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Yeuyanan menilai bahwa program MBG yang nantinya dijalankan dikaimana tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan siswa, tetapi juga berpotensi mengurangi angka putus sekolah serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, mayoritas siswa di SD Negeri 3 Kaimana berasal dari keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah, yang seringkali menghadapi kendala dalam menyediakan sarapan sebelum berangkat ke sekolah.
“Tidak dipungkiri, sebagian besar siswa kami berasal dari keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah. Pastinya banyak dari mereka yang tidak sempat sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah. Dengan adanya program Makanan Bergizi Gratis ini, mereka akan mendapatkan makanan yang bergizi di sekolah, yang pastinya akan membantu mereka fokus dalam belajar,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa program MBG ini sangat membantu orang tua yang sibuk dengan pekerjaan sehari-hari.
“Kami menyadari bahwa banyak orang tua yang tidak sempat menyiapkan sarapan bagi anak-anak mereka karena kesibukan. Dengan adanya makanan bergizi yang disediakan di sekolah, anak-anak akan merasa lebih senang dan semangat pergi ke sekolah. Hal ini juga berdampak positif pada kehadiran siswa di kelas,” tambahnya.
Ditegaskan, bahwa dengan kondisi tubuh yang lebih sehat berkat asupan gizi yang baik, siswa akan memiliki energi lebih untuk belajar dan mencegah kemungkinan putus sekolah yang seringkali dipicu oleh masalah kesehatan.
“Jika anak-anak sehat dan mendapatkan pendidikan yang baik, mereka akan memiliki kesempatan lebih besar untuk tetap bersekolah hingga tamat. Program ini diharapkan bisa mengurangi angka putus sekolah di Kaimana,” ujarnya.
Kepala Sekolah SD Negeri 3 Kaimana itu juga menambahkan bahwa selain mengurangi angka putus sekolah, program Makanan Bergizi Gratis diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Dengan meningkatnya kesehatan anak-anak, orang tua juga akan merasa lebih tenang dan tidak terbebani dengan masalah biaya untuk sarapan anak-anak mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....