Lima Makanan Tradisional yang Dimasak dalam Bumbung Bambu
- 09 Sep 2026 15:49 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID,Kaimana - Metode memasak tradisional menggunakan bumbung atau batang bambu merupakan warisan kuliner Nusantara yang memberikan aroma harum dan cita rasa gurih yang khas. Batang bambu berfungsi sebagai wadah alami yang menahan uap serta bumbu agar meresap sempurna ke dalam bahan makanan. Dirangkum dari beberapa sumber salah satunya dari situs idn times berikut informasinya untuk Anda.
Berikut adalah 5 makanan tradisional Indonesia yang dimasak menggunakan bumbung bambu:
- Lemang (Sumatra & Kalimantan)
Olahan beras ketan yang dicampur santan dan garam, lalu dibungkus daun pisang sebelum dimasukkan ke dalam bumbung bambu. Bambu kemudian dibakar di atas bara api hingga ketan matang dan bertekstur pulen dengan aroma smoky yang khas. - Pa'piong (Toraja, Sulawesi Selatan)
Hidangan khas suku Toraja ini menggunakan potongan daging (ayam, ikan, atau daging lainnya) yang dicampur rempah-rempah dan daun miana. Campuran tersebut dimasukkan ke dalam ruas bambu tebal lalu dibakar di atas api terbuka hingga matang. - Nasi Jaha (Minahasa, Sulawesi Utara)
Mirip dengan lemang, nasi jaha dibuat dari campuran beras ketan, beras biasa, serta santan yang diperkaya bumbu rempah seperti jahe, serai, dan daun jeruk. Bahan-bahan ini dimasukkan ke dalam bilah bambu yang telah dilapisi daun pisang, lalu dipanggang. - Bebek Timbungan (Bali)
Makanan khas Bali ini mengolah daging bebek bersama bumbu basa genep (bumbu lengkap khas Bali). Daging yang telah dibumbui dimasukkan ke dalam bumbung bambu dan dipanggang secara perlahan dengan waktu yang lama agar teksturnya sangat empuk dan bumbunya meresap. - Kue Putu (Jawa)
Jajanan pasar ini terbuat dari tepung beras butiran kasar berisikan gula merah. Adonan dimasukkan ke dalam cetakan bumbung bambu kecil, lalu dikukus di atas uap panas hingga matang dan disajikan dengan parutan kelapa.
Penggunaan bumbung bambu tidak hanya berfungsi sebagai alat masak alami, tetapi juga menjadi identitas budaya kuliner lokal yang masih dilestarikan hingga saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....