Dampak Negatif Terkena Water Cannon di Mata

  • 30 Agt 2026 06:59 WIB
  •  Kaimana
Poin Utama
  • Water cannon dirancang dengan tekanan air sangat tinggi mencapai puluhan hingga ratusan psi untuk membubarkan massa, jauh melampaui batas ketahanan jaringan lunak mata manusia.
  • Paparan semprotan water cannon pada mata menyimpan potensi bahaya medis yang sangat serius dan memerlukan perhatian kesehatan segera.
  • Berbagai sumber medis termasuk situs Alodokter telah mendokumentasikan dampak negatif terhadap kesehatan mata akibat terkena semprotan meriam air.

RRI.CO.ID, Kaimana - Terkena semprotan water cannon (meriam air) tepat di area mata menyimpan potensi bahaya medis yang sangat serius, water cannon dirancang untuk membubarkan massa menggunakan air bertekanan sangat tinggi mencapai puluhan hingga ratusan pounds per square inch (psi) yang jauh melebihi batas ketahanan jaringan lunak mata. Dirangkum dari berbagai sumber diantaranya dari situs alodokter berikut dampak negatif terkena water cannon di mata.

Berikut adalah beberapa tingkat bahaya dan risiko kerusakan medis akibat paparan water cannon pada mata:

  1. Trauma Tumpul (Blunt Force Trauma)
    Tekanan mekanis yang sangat kuat dari air bekerja seperti benda padat yang menghantam bola mata secara mendadak. Dampaknya meliputi:
  • Hifema: Pendarahan di bilik mata depan (antara kornea dan iris) yang dapat meningkatkan tekanan dalam mata secara drastis.
  • Laserasi & Abrasi Kornea: Goresan atau robekan pada permukaan luar mata yang memicu nyeri hebat, infeksi, hingga pembentukan jaringan parut yang mengganggu penglihatan.
  1. Kerusakan Struktur Dalam Mata
    Hantaman air bertekanan tinggi dapat merambat ke bagian belakang bola mata dan memicu masalah permanen:
  • Ablasi Retina (Retinal Detachment): Retina terlepas dari jaringan penyokong di belakang mata. Ini merupakan darurat medis yang dapat menyebabkan kebutaan permanen jika tidak segera dioperasi.
  • Katarak Traumatik: Benturan keras dapat merusak lensa mata dan membuatnya menjadi keruh secara mendadak atau dalam jangka waktu tertentu.
  • Dislokasi Lensa: Lensa mata bergeser dari posisi normalnya akibat robeknya serat penyangga.
  1. Risiko Bahan Kimia Tambahan
    Dalam banyak kasus, air pada water cannon dicampur dengan cairan iritan seperti gas air mata (tear gas atau zat CS) serta pewarna kimia. Campuran ini memicu luka bakar kimia (chemical burn) pada kornea dan konjungtiva, menyebabkan rasa terbakar ekstrem, pembengkakan parah, hingga kerusakan sel epitel kornea.
  2. Glaukoma Sekunder & Kebutaan
    Pendarahan di dalam mata atau kerusakan pada saluran drainase cairan mata akibat benturan dapat meningkatkan tekanan intraokular (glaukoma sekunder). Jika tidak ditangani medis, kondisi ini merusak saraf optik secara permanen dan berujung pada penurunan fungsi penglihatan hingga kebutaan total.

Langkah Penanganan Darurat

  • Jangan Menggosok Mata: Menggosok mata yang terluka atau terpapar zat kimia akan memperparah abrasi atau robekan jaringan.
  • Bilas dengan Air Bersih/Saline: Jika terindikasi ada bahan kimia iritan, segera bilas dengan air mengalir pelan atau larutan garam steril selama 15–20 menit.
  • Segera ke Dokter Mata (SpES): Setiap paparan water cannon bertekanan tinggi ke mata wajib dievaluasi oleh spesialis mata menggunakan alat slit-lamp dan pemeriksaan retina untuk mendeteksi kerusakan internal yang tidak terlihat dari luar.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....