Minum Air Putih Terlalu Banyak, ternyata juga Berisiko

  • 30 Mei 2026 07:21 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Selama ini kita selalu diingatkan untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi namun, jarang ada yang membahas bahwa mengonsumsi air putih secara berlebihan juga bisa mendatangkan bahaya bagi kesehatan. Dalam dunia medis, kondisi ini dapat memicu hiponatremia, yaitu ketika kadar natrium atau garam dalam darah menjadi terlalu encer akibat volume air yang berlebih. Dirangkum dari berbagai sumber alodokter berikut beragam resiko jika Anda terlalu banyak minum air putih.

Agar bisa lebih waspada, berikut adalah beberapa tanda utama bahwa kamu mungkin sudah terlalu banyak minum air putih:

  1. Warna Urine Benar-Benar Bening
    Urine yang sehat umumnya berwarna kuning muda atau jernih seperti jerami. Jika urine kamu benar-benar bening tanpa semburat kuning sama sekali, itu adalah indikator kuat bahwa tubuhmu sudah kelebihan cairan.
  2. Sering Buang Air Kecil, Termasuk di Malam Hari
    Secara normal, manusia buang air kecil sekitar 6 hingga 8 kali sehari. Jika frekuensinya jauh melebihi itu bahkan sampai sering terbangun di tengah malam hanya untuk ke toilet bisa jadi ginjalmu sedang bekerja ekstra keras untuk membuang kelebihan air yang kamu konsumsi.
  3. Mengalami Sakit Kepala dan Mual
    Ketika volume air di dalam darah terlalu tinggi, sel-sel tubuh, termasuk sel otak, akan mulai membengkak karena menyerap cairan tersebut. Tekanan pada dinding tengkorak inilah yang menyebabkan munculnya rasa sakit kepala berdenyut, kram, atau rasa mual yang mengganggu.
  4. Otot Terasa Lemah atau Mudah Kram
    Natrium adalah elektrolit penting yang menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot. Ketika kadarnya merosot tajam karena terencerkan oleh air, otot-otot tubuh akan mulai mengirimkan sinyal protes berupa kram, kedutan, atau rasa lemas yang tidak biasa.
  5. Rasa Lelah yang Konstan
    Ginjal bertanggung jawab untuk menyaring air dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Ketika kamu minum terlalu banyak, ginjal dipaksa bekerja lembur tanpa henti. Reaksi berantai dari kelelahan organ ini dapat memicu stres hormonal yang membuat tubuhmu terasa lemas dan cepat lelah sepanjang hari.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....