Cara Hadapi ISPA di Musim Pancaroba

  • 30 Apr 2026 10:39 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana : Masa transisi cuaca atau musim pancaroba sering kali diikuti dengan meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Perubahan suhu yang drastis dan debu yang beterbangan membuat kuman serta virus lebih mudah menyerang sistem pertahanan tubuh manusia. Dirangkum dari berbagai sumber diantaranya dari situs halodoc.com berikut cara hadapi ISPA di musim pancaroba.

Agar aktivitas Anda tidak terganggu, berikut adalah langkah-langkah efektif untuk menghadapi dan mencegah ISPA di musim pancaroba:

  1. Perkuat Imunitas Tubuh
    Benteng utama melawan virus adalah daya tahan tubuh yang prima. Pastikan Anda mengonsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang kaya akan Vitamin C dan Zink (seperti jeruk, brokoli, dan kacang-kangan). Selain itu, istirahat yang cukup selama 7-8 jam sehari sangat krusial untuk membantu proses pemulihan sel tubuh.
  2. Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar
    Di musim pancaroba, polusi udara dan debu sering kali meningkat. Menggunakan masker saat berada di ruang publik atau berkendara tidak hanya melindungi paru-paru dari polutan, tetapi juga meminimalisir paparan droplet dari orang lain yang mungkin sedang sakit.
  3. Jaga Kebersihan Tangan
    Virus penyebab ISPA sangat mudah berpindah melalui sentuhan. Biasakan mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir setelah menyentuh fasilitas umum, sebelum makan, atau sebelum menyentuh area wajah (mata, hidung, mulut). Jika tidak ada air, penggunaan hand sanitizer bisa menjadi alternatif praktis.
  4. Cukupi Kebutuhan Cairan
    Udara yang tidak menentu sering kali membuat tenggorokan menjadi kering dan mudah teriritasi. Minum air putih yang cukup membantu menjaga kelembapan mukosa saluran pernapasan, sehingga kuman tidak mudah menempel dan menginfeksi.
  5. Kenali Gejala dan Jangan Menunda Pengobatan
    Jika Anda mulai merasakan gejala seperti batuk, pilek, sakit tenggorokan, atau demam ringan, segera lakukan tindakan mandiri seperti:

· Minum air hangat untuk melegakan tenggorokan.

· Melakukan isolasi mandiri agar tidak menularkan ke anggota keluarga lain.

· Segera berkonsultasi ke dokter jika gejala tidak membaik dalam 3 hari atau jika muncul sesak napas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....