Inovasi Sehati : Layanan Skrining Kesehatan Terintegrasi

  • 22 Sep 2025 13:16 WIB
  •  Kaimana

KBRN,Kaimana : Inovasi Sehati hadir sebagai inovasi daerah untuk meningkatkan deteksi dini penyakit menular, tidak menular dan meningkatkan cakupan Cek kesehatan Gratis (CKG). Dimana Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di Indonesia. Demikian disampaikan Jubair Rumakat, SKM Kepala bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit ( kabid P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kaimana, dalam dialog Kaimana Siang bersama RRI Kaimana, Senin (22/9/2025).

Jubair Rumakat sampaikan Inovasi Sehati mucul dari kekuatiran terhadap pelayanan kesehatan , yang mana pelayanan kesehatan selama ini belum ditemukan intergrasi antara satu bidang dengan bidang lainnya di kesehatan. Oleh karena itu di gagaslah sebuah program atau inovasi Sehati bersama tim Puskesmas Kaimana kota dan Puskesmas Kiruru.

Diketahui program Presiden Prabowo Subianto tentang program kesehatan gratis pertama kali diluncurkan khusus untuk orang yang berulangtahun, namun saat ini semua masyarakat bisa datang ke layanan kesehatan. “ makanya kami meluncurkan program sehati ini agar masyarakat bisa langsung terakses dengan semua pelayanan kesehatan gratis, bukan saja bagi meraka yang berulangtahun tetapi bagi semua masyarakat bisa berobat dengan memeriksa kesehatan mereka”ujar Jubair Rumakat.

Inovasi Sehati memiliki manfaat bagi masyarakat yaitu akses layanan skrining lebih mudah dan cepat, dan untuk petugas kesehatan yaitu pencatatan lebih efisien, rujukan lebih cepat. Sedangkan untuk pemerintah data kesehatan lebih akurat untuk perencanaan program dan menaikan cakupan SPM.

Selain manfaat yang dapat dirasakan, kabid P2P katakan, inovasi sehati akan memberikan dampak baik yaitu meningkatnya cakupan skrining penyakit menular dan penyakit tidak menular, meningkatkan cakupan CKG , penemuan kasus baru lebih cepat penanganan lebih tepat dan penurunan angka penularan di wilayah intervensi , serta mendukung target eliminasi TBC, HIV/AIDS, dan malaria pada tahun 2030 .

“inovasi sehati punya manfaat yang tentunya masyarakat dapat nikmati dengan askes pelayanan yang mudah, mereka cukup sekali lakukan pemeriksaan darah untuk semua penyakit, juga inovasi ini mempermudah petugas dalam mendata penyakit, tetapi juga manfaatnya ada bagi pemerintah, selain itu ya ada berbagai dampak yang dapat di lihat dari inovasi sehati,” ungkapnya.

Diakhir dialog bersama RRI, Jubair berharap masyarakat perlu memberikan diri secara sukarela melakukan cek kesehatan karena ini penting untuk pencegahan terhadap berbagai penyakit. Terlebih program cek kesehatan gratis, dapat dikatakan sebagai hadiah dari pemerintah. Dengan mengetahui status kesehatan kita terlebih dahulu maka, dapat dengan mudah melakukan pengobatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....