DKPP Dorong Potensi Komoditas Lokal sebagai Sumber Ekonomi Baru

  • 20 Mar 2025 20:22 WIB
  •  Kaimana

KBRN, Kaimana : Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kaimana, Alexander Furay, mengungkapkan bahwa Kampung Esania di Distrik Buruway akan segera dicanangkan sebagai "Kampung Cempedak." Pernyataan ini disampaikan setelah dilakukan survei terhadap potensi cempedak yang tumbuh secara alami di wilayah tersebut.

“Kami beberapa waktu lalu melakukan survei di Kampung Esania, dan hasilnya menunjukkan bahwa jarak antara pohon cempedak satu dengan yang lainnya sekitar 4-5 meter, dengan diameter pohon mencapai 40-50 cm,” ujar Alexander, Rabu (19/3/2025).

Alexander menjelaskan, hampir setiap pohon cempedak di Kampung Esania tumbuh secara alami, baik di dalam maupun di luar kampung, dengan ketinggian pohon yang dapat mencapai 20-30 meter. Berdasarkan pengamatan dan laporan masyarakat setempat, terdapat sekitar 30-40 pohon cempedak yang tumbuh alami dalam area seluas hampir satu hektare.

“Dengan hasil survei ini, kami pastikan bahwa Esania akan menjadi Kampung Cempedak, karena komoditas ini sudah melimpah dan menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah tersebut,” tambahnya.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk mengidentifikasi dan mengembangkan komoditas yang tumbuh alami, serta dapat menjadi sumber daya pangan yang mendukung perekonomian desa. Alexander juga menyatakan bahwa mereka akan mengusulkan penetapan Kampung Cempedak kepada Bupati Kaimana dengan syarat bahwa tanaman tersebut dominan di wilayah itu.

“Dengan branding ini, kami berharap Kampung Esania akan dikenal sebagai daerah penghasil cempedak. Ke depan, kami bisa mengarahkan pengunjung atau pihak yang membutuhkan komoditas ini,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....