Kaimana Diselimuti Kabut Asap, Siswa Dipulangkan lebih Awal

  • 01 Okt 2026 08:25 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang semakin tebal menyelimuti wilayah Kota Kaimana, Papua Barat, membuat Pemerintah Kabupaten Kaimana mengambil langkah cepat untuk melindungi keselamatan dan kesehatan peserta didik. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kaimana pada Kamis 1 Oktober 2026, memerintahkan seluruh satuan pendidikan di setiap jenjang untuk memulangkan siswa lebih awal menyusul memburuknya kondisi udara akibat kabut asap.

Kepala Disdikpora Kabupaten Kaimana, Drs. Ray Ratu D. Come, mengatakan keputusan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi terhadap risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan akibat paparan kabut asap, terutama bagi anak-anak.

"Hari ini kami perintahkan kepada seluruh satuan pendidikan segera memulangkan anak-anak," tegas Ray Ratu D. Come kepada awak media usai mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman apel Kantor Bupati Kaimana, Kamis (1/10/2026).

Ia menjelaskan, setelah siswa dipulangkan, proses pembelajaran tidak dihentikan sepenuhnya. Sekolah diminta melanjutkan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring atau memberikan tugas kepada siswa untuk dikerjakan dari rumah.

Kebijakan pembelajaran dari rumah tersebut diberlakukan mulai 2 hingga 9 Oktober 2026. Selama periode itu, kondisi cuaca dan kualitas udara akan terus dipantau pemerintah untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Kita lihat kondisi cuaca sampai tanggal 9 Oktober, apakah kita perpanjang atau tidak," ujarnya.

Menurutnya, apabila kondisi cuaca dan kabut asap telah membaik hingga 9 Oktober, kegiatan pembelajaran tatap muka akan kembali dilaksanakan seperti biasa mulai Senin, 12 Oktober 2026.

Sebaliknya, jika kondisi kabut asap masih membahayakan kesehatan siswa dan tenaga pendidik, pemerintah akan mempertimbangkan perpanjangan pembelajaran dari rumah dengan melihat perkembangan situasi di lapangan.

Keputusan tersebut sekaligus menjadi bentuk kehati-hatian pemerintah daerah dalam memastikan aktivitas pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan peserta didik di tengah kondisi kabut asap akibat Karhutla yang masih menyelimuti Kaimana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....