Bupati Kaimana Ajak Umat Islam Jadikan Rasulullah Teladan
- 13 Sep 2026 20:44 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana — Bupati Kaimana Hasan Achmad mengajak umat Islam menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai idola sekaligus teladan utama dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Hasan Achmad saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Kabupaten Kaimana di GOR Kaimana, Sabtu 12 September 2026.
Hasan mengatakan, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi harus tercermin dalam akhlak dan perilaku setiap hari. Menurutnya, sifat Rasulullah yang jujur, amanah, cerdas, penyayang, sabar, dan dermawan merupakan nilai yang patut diterapkan umat Islam.
Di tengah banyaknya tokoh yang dijadikan panutan, ia mengingatkan umat agar menempatkan Rasulullah SAW sebagai contoh utama. Keteladanan tersebut dinilai relevan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan penuh kepedulian.
“Kejujuran, amanah, saling menghormati, serta kepedulian terhadap sesama menjadi dasar penting untuk menjaga persaudaraan di tengah masyarakat,” ujar Hasan.
Ia menegaskan, mencintai Rasulullah harus terlihat melalui cara seseorang bersikap dan memperlakukan orang lain. Karena itu, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk melakukan perubahan dalam kehidupan.
Hasan berharap peringatan tersebut mendorong umat memperbanyak selawat, mempelajari perjalanan hidup Rasulullah SAW, serta mengamalkan sunnah dan ajaran yang telah dicontohkan. Dengan begitu, nilai Maulid dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Ketua KKST Kabupaten Kaimana La Bania mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi masyarakat Sulawesi Tenggara, salah satunya melalui Harwata Maulid.
Menurut La Bania, Harwata Maulid sarat dengan nilai syukur, doa, keberkahan, amal, dan persaudaraan. Tradisi tersebut bukan sekadar kegiatan makan bersama, melainkan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan semangat kebersamaan.
Hidangan yang disantap bersama menjadi simbol kesetaraan karena seluruh peserta dapat duduk dan menikmati sajian tanpa membedakan latar belakang. Nilai persaudaraan dan kebersamaan pun diharapkan semakin kuat melalui tradisi tersebut.
La Bania menilai Harwata Maulid perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman. Pelestarian tradisi dan nilai keagamaan dinilai penting untuk menjaga identitas masyarakat KKST di Kabupaten Kaimana.
Ia juga mengajak seluruh warga KKST menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum memperkuat persatuan serta menjaga kebersamaan yang telah terbangun, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam mendukung pembangunan daerah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kaimana Isak Waryensi, jajaran Forkopimda, anggota DPRK Kaimana, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat KKST Kabupaten Kaimana.
Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa peringatan kelahiran Rasulullah SAW tidak hanya berkaitan dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ajakan untuk menghidupkan akhlak, persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian dalam kehidupan masyarakat Kaimana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....