Wabup Kaimana Isak Waryensi Pastikan Program SAMISAKA Berlanjut ke Tahap Kedua

  • 09 Sep 2026 15:40 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID , Kaimana — Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi memastikan Program Satu Miliar Satu Kampung (SAMISAKA) tetap berlanjut. Pemerintah Kabupaten Kaimana telah menyiapkan anggaran tahap kedua untuk melengkapi alokasi program tersebut hingga mencapai Rp1 miliar bagi setiap kampung.

Kepastian mengenai kelanjutan SAMISAKA itu disampaikan Isak saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi di Gedung Olahraga (GOR) Kaimana, Senin 7 September 2026. Ia sekaligus meminta agar dana tahap pertama yang telah dicairkan segera direalisasikan kepada masyarakat sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, keberlanjutan program SAMISAKA sempat menjadi pertanyaan masyarakat karena dalam pelaksanaannya menghadapi sejumlah kendala. Isak meminta seluruh pihak yang terlibat tetap bersabar sambil memastikan program tersebut dapat kembali berjalan.

“Banyak masyarakat yang menanyakan apakah bisa ada kelanjutan lagi. Saya bilang berdoa. Berdoa semoga Tuhan akan menjawab,” ujarnya.

Menurut Isak, pengurus SAMISAKA bersama pendamping kabupaten dan pendamping kampung harus tetap menjalankan tugasnya dengan baik. Ia meminta berbagai persoalan yang muncul tidak mengurangi semangat seluruh pihak dalam mengawal program yang diperuntukkan bagi masyarakat tersebut.

“Walaupun banyak kendala dan masalah yang kita hadapi, saya mohon supaya kita semua tetap sabar. Kalau perubahan sudah jalan, tahap kedua sudah bisa jalan lagi,” katanya.

Untuk dana tahap pertama yang sudah dicairkan, Isak menegaskan agar segera digunakan sesuai perencanaan. Ia meminta setelah dana diserahkan dari kepala kampung kepada pengurus, proses pendistribusian kepada masyarakat tidak boleh ditunda.

“Tahap pertama yang sudah cair, langsung kerja. Setelah penyerahan dari kepala kampung ke pengurus, langsung distribusi,” tegasnya.

Selain penyaluran anggaran, ia meminta pengurus memperhatikan kualitas pembibitan dalam kegiatan SAMISAKA. Menurutnya, pemilihan bibit harus dilakukan secara tepat agar program yang dijalankan mampu memberikan hasil yang baik bagi masyarakat. “Pembibitan juga harus dilihat dengan baik. Jangan salah-salah ambil,” ujarnya.

Isak juga mengingatkan pendamping kabupaten dan pendamping kampung agar menjadikan program SAMISAKA sebagai wadah untuk menunjukkan kemampuan serta tanggung jawab dalam mengawal anggaran pemerintah. Ia menegaskan masyarakat akan melihat dan menilai kinerja para pendamping dalam menjalankan tugasnya.

“Ini tempat untuk kalian berkarya. Buktikan bahwa kalian bisa mengawal anggaran ini dengan baik sampai kepada masyarakat. Masyarakat akan menilai kalian,” katanya.

Ia berharap seluruh pendamping melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap berpegang pada nilai-nilai keagamaan. “Lakukan hal ini dengan penuh takut Tuhan,” pesannya.

Kepala kampung juga diminta tidak hanya mendukung pelaksanaan program, tetapi turut menjaga agar prosesnya berjalan sesuai ketentuan. Isak meminta seluruh pihak tidak memperkeruh keadaan dan tetap mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan.

“Jangan ada kepala-kepala kampung yang memperkeruh situasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, anggaran SAMISAKA tahap kedua telah disiapkan pemerintah daerah. Dengan tambahan tersebut, alokasi program akan digenapkan menjadi Rp1 miliar untuk setiap kampung. Isak berharap kepala kampung, pengurus, pendamping, dan seluruh pihak terkait bersama-sama memastikan anggaran tersebut sampai kepada masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kaimana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....