Bupati Kaimana Buka Workshop Evaluasi Keuangan Kampung Bersama BPKP

  • 03 Agt 2026 12:01 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, secara resmi membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa/Kampung Tingkat Kabupaten Kaimana yang digagas oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua Barat. Kegiatan berlangsung di Gedung Pertemuan Krooy, Kabupaten Kaimana, Senin 3 Agustus 2026.

Workshop tersebut dihadiri Anggota Komisi IV DPD RI Daerah Pemilihan Papua Barat Yance Samonsabra, Direktur Pengawasan Akuntabilitas Keuangan, Pembangunan, dan Tata Kelola Pemerintah Desa Dr. Arman Sari Harahap, perwakilan BPKP Papua Barat Eko Hery Winarno, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala kampung, aparat kampung, serta pendamping desa dan kampung se-Kabupaten Kaimana.

Dalam sambutannya, Bupati Hasan Achmad menegaskan bahwa besarnya alokasi Anggaran Dana Kampung (ADK) maupun Dana Desa yang diterima setiap tahun harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, penggunaan anggaran tidak cukup hanya diukur dari tingkat penyerapan, tetapi juga dari dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

"Besarnya anggaran Dana Kampung dan Dana Desa setiap tahun wajib diimbangi dengan hasil yang nyata di lapangan. Pertanyaan terpenting bagi kita hari ini adalah, apakah anggaran tersebut sudah benar-benar menurunkan angka stunting, mengurangi kemiskinan, dan menggerakkan ekonomi warga di kampung?" ujar Hasan Achmad.

Bupati mengatakan, evaluasi yang dilakukan melalui workshop ini harus menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk melihat secara objektif keberhasilan maupun kekurangan dalam pengelolaan keuangan desa dan kampung. Menurutnya, transparansi dan kejujuran menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan kampung yang lebih baik.

"Melalui forum evaluasi ini, mari kita bersikap jujur. Kita apresiasi apa yang sudah berjalan baik, namun kita juga wajib memperbaiki kelemahan administrasi dan tata kelola yang masih ada," tegasnya.

Hasan Achmad juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara kepala kampung dan seluruh aparat kampung dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia menekankan bahwa semangat kebersamaan dan nilai lokal harus terus dijaga demi menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

"Jaga selalu keharmonisan antara kepala kampung dan aparat kampung dengan semangat persaudaraan satu tungku tiga batu," pesannya.

Kepada seluruh peserta workshop, Bupati mengajak agar memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana meningkatkan kapasitas dan memperkuat pemahaman mengenai tata kelola keuangan kampung yang akuntabel. Ia berharap setiap materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan kampung di masing-masing wilayah.

"Peserta workshop yang saya banggakan, gunakan kesempatan ini untuk belajar dan berdiskusi secara serius," ujarnya.

Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa/Kampung Tingkat Kabupaten Kaimana mengusung tema "Tata Kelola Keuangan Desa yang Berkualitas dalam Rangka Peningkatan Kemandirian Desa yang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa."

Tema tersebut mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperkuat akuntabilitas pengelolaan dana desa sekaligus mendorong pembangunan kampung yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....