Pemkab Kaimana Gandeng UKSW Siapkan SDM Unggul dan Digitalisasi Layanan
- 23 Jun 2026 08:18 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Fakfak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaimana, Papua Barat, resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis 18 Juni 2026.
Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung oleh Bupati Kaimana, Hasan Achmad, bersama Rektor UKSW, Prof. Dr. Intiyas Utami, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Kaimana. Rektor UKSW, Prof. Dr. Intiyas Utami, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemkab Kaimana kepada UKSW sebagai mitra dalam pengembangan SDM daerah.
“Prinsipnya kami siap bekerja sama dengan Pemda Kaimana dalam menyiapkan kualitas SDM di daerah. Sejak 70 tahun berdiri, UKSW telah menghasilkan ribuan sarjana yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Intiyas.
Menurutnya, UKSW saat ini juga tengah mengembangkan pendidikan vokasi di bidang teknologi informasi (IT) guna mendukung kebutuhan pemerintahan berbasis digital. Selain itu, kampus tersebut menyiapkan tenaga-tenaga terampil di sektor pariwisata yang dinilai sangat relevan dengan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Kaimana.
Sementara itu, Bupati Kaimana Hasan Achmad menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM tetap menjadi prioritas pemerintah daerah meskipun menghadapi berbagai keterbatasan anggaran.
“Transformasi di segala bidang menuntut kita segera menyiapkan SDM Kaimana. Teknologi informatika masih sangat kurang, sehingga digitalisasi pelayanan baru ada di Dinas Kominfo. Dengan kerja sama ini, digitalisasi bisa diterapkan di semua OPD untuk mempercepat layanan masyarakat,” tegas Hasan.
Bupati juga berharap kerja sama dengan UKSW dapat membuka akses yang lebih luas bagi putra-putri Kaimana untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan memperoleh kompetensi yang dibutuhkan dalam pembangunan daerah.
Menurut Hasan, penguasaan teknologi menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan berbagai potensi unggulan Kaimana, seperti komoditas pala, pisang, kelapa, serta sektor perikanan yang selama ini menjadi andalan masyarakat.
“Anak-anak Kaimana harus memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas agar nantinya mampu menjadi motivator dan penggerak pembangunan di wilayah masing-masing,” katanya.
Koordinator kegiatan MoU dan PKS, Felix Jawi, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Bina Anak Papua Kaimana, menilai kerja sama tersebut merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah.
“Pendidikan adalah investasi penting bagi masa depan Kaimana, Papua Barat, bahkan Tanah Papua. Harapan saya, kualitas SDM anak-anak asli Kaimana hari ini lebih baik dari kemarin,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....