Disperindagkop Kaimana Tekankan Akuntabilitas Bantuan Modal Otsus
- 09 Jun 2026 07:23 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kaimana, Barent Tumanat, berharap bantuan modal usaha yang diberikan pemerintah daerah melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha masyarakat dan meningkatkan perekonomian keluarga secara berkelanjutan.
Menurut Barent, bantuan yang disalurkan pemerintah bukan sekadar dukungan permodalan, tetapi juga menjadi upaya mendorong kemandirian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Karena ini dana Otsus, kami berharap penerima bantuan menggunakan modal sesuai peruntukan. Selain itu, penerima yang telah ditetapkan melalui SK Bupati juga wajib menyampaikan pertanggungjawaban fisik penggunaan anggaran,” katanya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, kewajiban penyampaian laporan pertanggungjawaban merupakan bagian penting dari mekanisme pengawasan dan evaluasi program bantuan pemerintah. Laporan tersebut menjadi bukti bahwa dana yang diterima benar-benar digunakan untuk kebutuhan usaha sebagaimana yang telah diajukan dalam proposal.
Menurut Barent, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan bantuan yang telah disalurkan. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi salah satu dasar dalam menentukan kelayakan pelaku usaha untuk kembali diusulkan sebagai penerima bantuan pada tahun berikutnya.
“Pertanggungjawaban penggunaan dana sangat penting karena menjadi dasar penilaian pemerintah terhadap perkembangan usaha penerima bantuan. Jika digunakan dengan baik dan dilaporkan secara benar, tentu akan menjadi nilai positif dalam evaluasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, program bantuan modal usaha yang bersumber dari dana Otsus diharapkan mampu menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), melalui penguatan sektor usaha mikro dan kecil yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.
Selain membantu meningkatkan kapasitas usaha, program tersebut juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat daya saing pelaku UMKM di Kabupaten Kaimana.
Barent menegaskan bahwa keberhasilan program bantuan modal usaha tidak hanya diukur dari besarnya dana yang disalurkan, tetapi juga dari sejauh mana bantuan tersebut mampu mendorong keberlanjutan usaha dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
“Harapan kami, bantuan ini benar-benar menjadi modal produktif yang dapat mengembangkan usaha masyarakat sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan penerima, tetapi juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara luas,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....