Bocoran Mutasi Pejabat Kaimana Gegerkan Internal Pemerintah Daerah
- 27 Mei 2026 21:38 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana - Bocornya draf nama-nama pejabat yang disebut akan mengalami pergeseran jabatan pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaimana memicu perhatian publik dan kalangan aparatur sipil negara (ASN). Meski daftar tersebut telah beredar luas, pemerintah daerah menegaskan dokumen itu masih bersifat draf dan belum ditetapkan secara final.
Bupati Kaimana, Hasan Achmad, menegaskan bahwa proses pelantikan pejabat masih dalam tahap finalisasi dan akan dilakukan setelah masa libur berakhir pada awal Juni mendatang.
“Itu masih berupa draf, belum final ditetapkan. Saya juga akan minta ditelusuri siapa yang meneruskan dokumen tersebut,” ujar Hasan kepada wartawan baru-baru ini usai menyerahkan hewan kurban di Masjid Al Nuur Kaki aie kecil.
Menurutnya, pelantikan pejabat tidak mungkin dilakukan dalam masa libur pemerintahan dan baru akan diproses setelah seluruh tahapan administrasi selesai dilakukan.
“Nanti sesudah libur baru kita finalisasi,” katanya.
Hasan menjelaskan, pejabat yang nantinya dilantik telah melalui proses evaluasi kinerja serta disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 22 Tahun 2022 tentang tata cara pengangkatan ASN dalam jabatan.
“Semua sudah berdasarkan hasil evaluasi dan disesuaikan dengan norma aturan yang berlaku,” tegasnya.
Senada dengan Bupati, Sekretaris Daerah Kabupaten Kaimana, Donal R Wakum, mengaku terkejut dengan beredarnya informasi tersebut karena dokumen yang dibahas tim penilai kinerja bersifat rahasia.
“Dokumen ini sebenarnya masih rahasia. Bahkan kami juga belum memastikan apakah yang beredar itu sama dengan dokumen aslinya atau tidak,” ujarnya.
Donal meminta masyarakat maupun ASN tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan di lingkungan pemerintahan.
“Kalau mendengar informasi seperti itu, jangan kemudian terbawa situasi yang justru merugikan diri sendiri, khususnya bagi ASN,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan menelusuri sumber kebocoran dokumen tersebut karena seluruh proses pembahasan mutasi dilakukan secara tertutup oleh tim penilai kinerja.
“Keputusan Pak Bupati sudah jelas, nanti akan ditelusuri siapa yang membocorkan dokumen ini,” tegas Donald.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....