Disbudpar Kaimana Fokus Pendampingan Enam Desa Wisata Tahun 2026
- 16 Mar 2026 18:58 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kaimana, Papua Barat, menegaskan bahwa fokus utama program pariwisata pada tahun 2026 adalah pendampingan desa wisata guna meningkatkan pengelolaan potensi wisata berbasis masyarakat. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaimana, Jafar Werfete, mengatakan terdapat enam desa wisata yang menjadi prioritas pendampingan pada tahun ini.“Untuk pariwisata tahun ini, semua fokus pada pendampingan desa wisata, mulai dari Lobo, Marsi, Siawatan, Mai-Mai, Romajaya hingga Namatota,” ujarnya.
Menurutnya, selain pendampingan desa wisata, pihaknya juga akan mendorong pengelolaan fasilitas dive center yang telah dibangun di Desa Namatota.Ia menjelaskan, fasilitas dive center tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung sehingga siap untuk dioperasikan.
“Karena dive center sudah dibangun dan dilengkapi fasilitasnya, maka tahun ini kita akan coba dorong agar segera beroperasi,” jelasnya.
Fasilitas dive center tersebut berada di kawasan Desa Wisata Namatota dan Kampung Marsi. Namun demikian, Jafar menegaskan bahwa pada tahun 2026 pihaknya tidak mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur pariwisata yang baru.
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil karena pemerintah daerah saat ini lebih memprioritaskan pendampingan agar pengelolaan desa wisata dapat berjalan secara optimal.
“Untuk tahun ini, pembangunan belum kita anggarkan. Fokus kita hanya pada pendampingan agar dive center bisa berjalan dan mendatangkan penghasilan bagi daerah,” katanya.
Ia berharap melalui pendampingan yang dilakukan, desa wisata yang selama ini belum berkembang dapat segera berjalan dengan baik serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat di Kabupaten Kaimana.