Sekda Papua Barat Pimpin Apel Gabungan Tekankan Peningkatan Kinerja ASN

  • 09 Mar 2026 13:13 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana : Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere, memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Senin 9 Maret 2026, sekaligus menyampaikan sejumlah arahan penting terkait peningkatan kinerja aparatur dan pelayanan publik.

Apel yang diikuti para pejabat eselon II, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), staf ahli gubernur, para asisten, pejabat fungsional, pejabat eselon III dan IV, serta ASN baik PNS maupun PPPK dan tenaga honorer tersebut berlangsung di lingkungan Kantor Gubernur Papua Barat.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa Gubernur Papua Barat tidak dapat memimpin apel karena sedang menghadiri agenda lain yang waktunya bersamaan. Sementara Wakil Gubernur juga tengah mengikuti kegiatan Safari Ramadan di Kabupaten Kaimana bersama sejumlah pimpinan OPD.

“Bapak Gubernur menunjuk saya untuk memimpin apel gabungan pada pagi hari ini,” kata Ali Baham Temongmere.

Ia mengawali arahannya dengan mengajak seluruh ASN untuk selalu bersyukur atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan Tuhan sehingga dapat menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Pada kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan sejumlah informasi penting terkait kegiatan pemerintah provinsi, termasuk keikutsertaan Gubernur dan Sekda dalam sosialisasi Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 19 Tahun 2025 tentang manajemen talenta dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara.

Menurutnya, penerapan sistem merit dan manajemen talenta sangat penting untuk meningkatkan profesionalisme ASN, mulai dari proses rekrutmen hingga pengembangan karier pegawai.

“Sistem merit ini berkaitan dengan bagaimana menyiapkan aparatur sejak awal masuk hingga mencapai puncak kariernya, dengan memperhatikan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja,” ujarnya.

Sekda menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua Barat saat ini juga tengah membenahi sejumlah kebutuhan kepegawaian, termasuk penyelesaian formasi pegawai yang telah dialokasikan pemerintah pusat.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Gubernur Papua Barat telah melakukan sejumlah kunjungan ke beberapa kementerian di Jakarta, antara lain Kementerian Desa, Kementerian Sosial, dan Kementerian Perdagangan, guna memperjuangkan dukungan program dan anggaran bagi pembangunan di Papua Barat.

Upaya tersebut dilakukan mengingat keterbatasan anggaran daerah dalam APBD, sehingga diperlukan sinkronisasi program dengan pemerintah pusat melalui RPJMN dan berbagai program kementerian.

“Karena itu kami meminta para pimpinan OPD menyiapkan proposal dan data yang lengkap agar program daerah bisa disinergikan dengan program nasional,” katanya.

Sekda juga menginformasikan bahwa proses pemeriksaan aktif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 32 hari telah selesai dilaksanakan. Ia mengapresiasi seluruh OPD yang telah menyiapkan dokumen dan data yang dibutuhkan selama proses pemeriksaan.

Namun demikian, ia meminta seluruh OPD segera menindaklanjuti berbagai rekomendasi hasil pemeriksaan sebagai persiapan menghadapi pemeriksaan rinci yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.

Selain itu, Sekda mengingatkan pentingnya proses perencanaan pembangunan daerah, khususnya penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang merupakan turunan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Ia menekankan agar seluruh perangkat daerah memastikan keselarasan antara perencanaan, penganggaran, serta target pembangunan yang telah ditetapkan dalam RPJMD.

“Jangan sampai muncul program baru yang tidak sesuai dengan RPJMD. Semua target pembangunan lima tahun sudah tercantum di dalamnya,” tegasnya.

Di akhir arahannya, Sekda juga mengajak seluruh ASN menjaga suasana toleransi dan kerukunan di tengah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi konflik yang terjadi di belahan dunia lain, serta tetap menjaga kedamaian dan persaudaraan di Papua Barat.“Mari kita jaga kedamaian di daerah ini, saling menghormati dan menjaga toleransi antarumat beragama,” ujarnya.

Apel gabungan tersebut ditutup dengan ajakan kepada seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin dan kinerja demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Papua Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....