Miras Menyebabkan Banyak Kecelakaan dan Kekerasan Keluarga
- 10 Jan 2025 13:38 WIB
- Kaimana
KBRN, Kaimana : Penggunaan minuman keras (miras) oleh pengendara kendaraan bermotor sangat berbahaya dan dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Hal ini terbukti dengan banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Kaimana, yang sebagian besar disebabkan oleh pengendara yang mengkonsumsi miras sebelum mengemudi.
Bahkan, belum lama ini, seorang ibu menjadi korban tabrak lari dan harus dirawat di rumah sakit akibat kecelakaan yang melibatkan pengendara yang dipengaruhi miras.
Kapolres Kaimana, AKBP Gadug Kurniawan, melalui Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kaimana, IPTU Edy Sumule, menyampaikan bahwa kasus kecelakaan yang menyebabkan korban jiwa di Kaimana paling sering terjadi akibat pengendara yang mengkonsumsi miras.
"Miras ini sangat memberikan dampak negatif bagi masyarakat Kaimana. Selain banyaknya kecelakaan yang disebabkan oleh miras, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga sangat banyak dipicu oleh konsumsi miras," ujar IPTU Edy Sumule dalam wawancara dengan RRI.
Kecelakaan yang melibatkan pengendara yang terpengaruh miras tidak hanya mengancam nyawa pengendara itu sendiri, tetapi juga membahayakan orang lain di sekitarnya.
Tegasnya, Dalam beberapa kasus, korban tidak hanya mengalami luka-luka, tetapi ada juga yang kehilangan nyawa akibat kelalaian pengendara yang dipengaruhi alkohol.
Selain itu, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang juga banyak terjadi di Kaimana seringkali terkait dengan konsumsi miras.
"Miras ini menjadi masalah bukan hanya di Kaimana, tapi juga di banyak tempat. Selain kecelakaan, persoalan lain seperti KDRT sering dipicu oleh miras," tambah kasat Lantas.
Kapolres Kaimana dan pihak kepolisian setempat mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaimana untuk lebih sadar akan bahaya mengkonsumsi miras, terutama bagi pengendara kendaraan.
Diharapkan masyarakat bisa lebih berhati-hati dan menghindari mengemudi dalam kondisi terpengaruh alkohol, agar keselamatan diri dan orang lain dapat terjaga.
"Kami harap masyarakat Kaimana bisa lebih sadar akan bahaya miras itu sendiri dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat," tutup Edy.