Pelatihan Olahan Sukun Tingkatkan Daya Saing UMKM Kaimana Berkelanjutan
- 08 Jul 2026 16:48 WIB
- Kaimana
RRI.CO.ID, Kaimana – Pemerintah Kabupaten Kaimana terus mendorong pengembangan pangan lokal sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan daerah. Salah satu langkah yang dilakukan melalui pelatihan produksi dan pengolahan hasil pangan lokal berbahan baku buah sukun yang diikuti para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Pelatihan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, mulai dari proses produksi, pengolahan, pengemasan hingga pemasaran produk pangan lokal yang memenuhi standar mutu, keamanan pangan, dan memiliki daya saing di pasar.
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kaimana, Dedy Djunaedi Ombaier, S.STP., M.Si., mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi produk pangan lokal yang mampu memberikan nilai tambah bagi komoditas daerah.
Menurutnya, pengembangan produk berbahan baku buah sukun memiliki prospek yang cukup besar karena komoditas tersebut tersedia di Kaimana dan dapat diolah menjadi berbagai produk pangan bernilai ekonomi tinggi.
“Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam proses produksi, pengolahan, pengemasan hingga pemasaran produk pangan lokal yang memenuhi standar mutu, keamanan pangan, dan memiliki daya saing. Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang nantinya dapat diterapkan dalam usaha maupun di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Dedy menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan pangan lokal melalui sinergi dan kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, kelompok tani, akademisi hingga masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem usaha pangan lokal yang berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan pangan lokal melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, kelompok tani, akademisi, dan masyarakat,” katanya.
Ia berharap melalui kolaborasi tersebut dapat tercipta berbagai produk pangan lokal yang berkualitas, aman dikonsumsi, serta memiliki daya saing yang tinggi di pasar regional maupun nasional.
Selain itu, pengembangan industri pangan lokal juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat perekonomian daerah berbasis potensi lokal.
“Dengan kolaborasi yang baik, kita berharap produk pangan lokal Kaimana semakin berkembang, memberikan nilai tambah bagi masyarakat, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....